Diresmikan Mendagri, Gubernur dan Bupati, Kampung Pancasila Hanya Ada di Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Nama kampung Pancasila, mungkin satu satunya yang ada di Republik Indonesia, yang berada di kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjabbar.

Nama pancasila merupakan bentuk kebenekaragaman masyarakat yang berbeda beda agama dan suku namun tetap satu indonesia.

Peresmian kampung pancasila, langsung dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakili kepada Sekretaris Dirjen Kemendagri, Didi Suryana.

Bupati Tanjabbar, H. Safrial mengatakan, maksud dari arti kampung pancasila agar semangat masyarakat menghayati nilai nilai luhur bangsa dan negara serta meningkatkan dalam pengamalan pancasila itu sendiri. “Kita ini multi etnis, bermacam macam suku dan agama namun tetap damai dan saling menghormati,” bilang Syahrial.

Selain itu, kata Bupati, terbentuknya kampung pancasila dalam rangka memelihara nilai pancasila tumbuh dan berkembang, serta dapat menjaga rasa persatuan dengan baik. “Ini dapat menjadi contoh untuk desa desa yang ada di kabupaten Tanjabbar khususnya dan umumnya Provinsi Jambi dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan yang beranekaragam ini,” tuturnya.

Hal senada juga dikatakan Gubernur Jambi, H. Zumi Zola, menyebutkan indonesia ini sangat besar dengan ribuan suku, dan indonesia ini disegani oleh bangsa bangsa di dunia ini. “Indonesia ini bangsa yang besar namun tetap aman yang namanya cobaan dan tantangan ini tetap ada,”

Ditambahkan Gubernur, Tantangan negara saat ini banyaknya ujaran kebencian, provokatif melalui media sosial yang dapat memecah belah bangsa dan negara.

“Sama saya dengan Bupati ini nnianya ingin bekerja dan membangun, kalau terlalu banyak bicara tidak ada gunanya, kita sebagai pelayan masyarakat siap menerima saran bukannya celaan, kalau mau mencela silakan saja bicara sama tembok,” kata Zola

Sementara itu, Menurut Sekretaris Dirjen Kemendagri Didi Suryana, mengungkapkan, indonesia ini memiliki jati diri dan itu harus dipelihara dan ditingkatkan jangan sampai dilemahkan nilai nilai pancasila yang menampung perbedaan dan keanekaragaman yang dimiliki oleh Indonesia. “Pancasila memiliki kekuatan menampung yang namanya perbedaan dan keanekaragaman iindonesia ini,”

Lanjutnya, Presiden Jokowi menyatakan didunia ini dihantui oleh aksi terorisme, radikalisme. “Dalam menghadapi tantangan ini mesti dikuatkan nilai nilai pancasila yang menyatukan,” Ungkapnya.(Die).