MERANGIN – Salah satu oknum Anggota DPRD Merangin yakni berinisi SN yang dilaporkan santrinya atas dugaan cabul, menolak disebut berbuat tak senonoh. Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan III itu menyebutkan tuduhan itu sebagai fitnah
SN yang menyakini jika semua tuduhan yang lontarkan oleh PI tersebut tidak benar. Bahkan ia menyebutkan tidak ada melakukan tindakan ‘bodoh’ tersebut.
Menurut SN, peristiwa itu berawal setelah shalat Magrib. Saat itu, ia mengambil perlengkapan untuk memperbaiki jaringan listrik yang mengalami gangguan. Jaringan listrik itu melewati panti jompo dan pondok santri.
Ketika menuju pondok santri, SN menyebutkan bertemu PI yang sedang duduk diteras asrama. “Saat itu saya tanya, PI lampu di pondok mu hidup tidak, karna malam ini saya mau perbaiki lampu. Saat itu PI menjawab ‘Entah pak idak tahu’. Dan saya ajak dia untuk melihat langsung sebab malam besok saya tidak sempat memperbaiki lampu tersebut. Dan PI menjawab ‘Ayo lah pak,” tutur SN.
Sebelumnya, Baca : Merangin Kasus Pencabulan Lagi.. Gadis Pesantren Laporkan Oknum Dewan Ke Polisi
Ketika menuju pondok PI, SN mengaku berjalan didepan PI karena ia juga memenang senter lantaran kondisi agak gelap dan malam hari. Selanjutnya, tutur SN, saat berjalan itu, ia menanyakan ke PI apakah PI sudah pacaran. “Dijawabya idak ado buya. Saya marah, kau kapan ditanyo tidak pernah mengaku. Ini sudah ucapan keras saya kepada santri. Saya ini pimpinan, masak dia juga tidak mengaku,” ujarnya.
Setelah itu, sebut SN mereka sampai dijalan tebing, dari lokasi tersebut kelihatan jika lampu di pondok PT sudah menyala. Melihat itu, SN menyebutkan jika ia langsung pulang sedangkan PI masuk ke asrama. Sebab di rumahnya sudah ada tamu yang menunggu yakni Ustad Abdul Haris dan Anasri.
“Kami ngobrol dirumah, kemudian dilanjutkan ke toko saya dan kami duduk sampai pukul 2 dini hari. Atas adanya isu ini saya mohon maaf ke masyarakat Merangin,
Terlepas benar atau tidak, saya tidak berbuat seperti yang disangkakan. Ini cobaan selaku wakil rakyat. Insya Allah yang disangkakan itu tidak benar,” pungkasnya.
Sumber : Radarsarko.com
