MERANGIN – Heboh di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Merangin berlanjut. Diduga ratusan korban tertipu, 6 orang sudah melapor ke Samsat Merangin hari ini.
Hal ini disampaikan Evron Edison, Kepala Samsat Merangin saat dikonfirmasi Dinamikajambi.com, Senin (27/04/2020) diruang kerjanya. Ia membenarkan, pihaknya menerima 6 laporan.
“Yang melapor sampai tadi, baru 6 orang. Termasuk dewan,” ungkapnya.
Disinggung soal kerugian, Evron yang sebelumnya Kepala Samsat di Kerinci itu memperkirakan sekitar Rp 15 juta pajak tak dibayarkan.
Sebelumnya, ada informasi 320 orang jadi korban oknum petugas di Samsat Merangin. Puluhan diantaranya, terkonfirmasi awak media. Baik dari pembayaran pajak, maupun kepengurusan lain seperti BBN.
Terkait hal ini, Evron mengaku siap menerima laporan warga lain. Ia membeberkan beberapa kasus yang terjadi disini. Termasuk yang menimpa diduga ratusan korban di Samsat Merangin
Berita Terkait : Heboh, Dewan Tertipu Bayar Pajak di Samsat Merangin
Berita Terkait : Dugaan Pungli, Ini Penjelasan Samsat Merangin
Lihat Juga : Dewan Datangi Posko Covid-19 Merangin
Mulai dari oknum Bakeuda, kepolisian hingga Jasa Raharja. 2 oknum Bakeuda, bilangnya, salah satunya kini bertugas di Sarolangun.
“Masih aktif (Dinas,red). Cuma nomornya sudah 3 bulan tidak bisa dihubungi,” katanya menjawab awak media terkait oknum.
Sementara Sukamto, honorer yang santer disebut itu, sudah dijebloskan ke penjara. (Red)
DPRD Provinsi Sisak Samsat Merangin
