MUARO JAMBI – Momentum buka puasa di bulan Suci Ramadhan, adalah saat sakral. Namun, harus dinikmati ditengah gelap oleh warga di kabupaten Muaro Jambi, Minggu (26/04/2020) petang.
Bagaimana tidak, saat menunggu detik-detik beduk berbunyi, malah secara tiba-tiba listrik padam. Tak ayal, dengan terpaksa warga di Muaro Jambi ini harus buka puasa ditengah gelap.
Baca juga : Gawat, Pasien Positif COVID-19 di Jambi Bertambah 11 Orang
Baca juga : Hampir Seluruh Pabrik Karet Tutup, Disbun Sembunyi Tangan
Sebagaimana biasanya, suasana Bulan Ramadhan yang seharusnya bisa berkumpul dengan keluarga, seperti pada umumnya. Namun, hilang seketika saat tiba-tiba lampu padam
Tepat pukul 17.30 WIB, listrik di rumah salah satu warga Desa Tri Mulya Jaya, Kecamatan Sungai Gelam mati. Herannya, hanya 2 rumah yang mati lampu.
Saat di mintai keterangan oleh Dinamikajambi.com, Deni warga yang lampu rumah padam itu mengatakan Mau buka puasa malah mati lampu.
“Tak kirain semua rumah. Setelah saya cek, ternyata dua rumah (rumah saya dan depan rumah saya).” Kesalnya, Senin (27/04/2020).
“Persiapan buka uda siap, eh malah mati lampu. Kirain semua rumah ternyata hanya dua rumah. Beberapa minggu kebelakang saya sudah lapor, tapi tidak ad respon dari pihak PLN setempat”, terangnya lagi
Lebih lanjut, ia juga membeberkan bahwa keadaan mati lampu ini, sudah 22 jam lebih, hingga saat ini tak juga menyala.
Lihat juga video : Data COVID-19 Provinsi Jambi
Pun demikian, ia menduga akibat padamnya lampu ini karena konslet deket tiang utama. Sebab, dirinya sempat mencium bauk sangit disekitar.
“Bauk sangit seperti kabel kebakar tercium saat buka puasa kemaren. Saya udah lapor ke PLN, tapi belum ada respon sampai sekarang,” ungkapnya. (Tr01)
