JAMBI – Sejumlah sopir alat berat milik Dinas PUPR Provinsi Jambi yang ada di UPTD Alkal keluhkan kondisi kendaraan yang sering kali alami kerusakan beberapa akhir belakangan ini.
Menurut sumber yang didapat oleh Dinamikajambi.com, kerusakan tersebut terjadi dikarenakan bahan bakar minyak yang digunakan tidak lagi murni alias telah dicampur minyak bayat.
“Banyak sekali keluhan dari para sopir, hal ini terjadi karena adanya permainan oleh pihak ketiga yang mengesub minyak kendaraan alat berat yang ada di Alkal,” ungkapnya.
Dia mengungkapkan bahwa pengesub bahan bakar di Alkal diduga telah mencampurkan minyak solar asli dengan minyak dari bayat.
“Ya kita tau sendiri la kan, siapa orang yang telah bermain di Alkal ini. Kalau mau di cek silahkan cek saja ke Alkal. Mungkin masih ada simpel minyak solar nya yang telah dicampur minyak bayat,” bebernya.
Terkait hal tersebut Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, M Fauzi saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa dirinya tidak mengetahui hal tersebut.
“Nah, saya tidak tahu hal ini. Inikan melalui pihak ketiga, kita langsung dari Pertamina kok,” ungkap Fauzi kepada DinamikaJambi.com usai rapat Banggar bersama di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Jumat malam (14/11/2019).
Fauzi menegaskan bahwa akan menindak tegas anak buahnya jika semua itu benar terbukti. “Akan saya tindak tegas, akan saya pecat jika ada terbukti,” tegas Fauzi dengan nada lantang.
Sementara Kepala UPTD Alkal, Sigit Irianta sendiri terkesan menghindar dan tertutup saat dikonfirmasi terkait hal tersebut.
(Wnd)
