Diam-Diam, Beberapa Anggota Dewan Lakukan Perjalan Dinas

SAROLANGUN – Ditengah wabah Pendemi Covid-19, beberapa anggota dewan Sarolangun diam-diam melakukan perjalanan Dinas luar kota.

Padahal, sebelumnya ketua dewan sudah menghimbau agar seluruh anggota, tidak melakukan perjalanan dinas. Mengingat untuk memutus mata rantai Covid-19.

Namun himbauan ketua dewan tersebut, seakan tidak digubris oleh beberapa anggotanya, sehingga lakukan perjalanan dinas secara diam-diam.

Baca juga : Mobil Ditarik Leasing, Angsuran Dibayar, Kok Belum Masuk?

Dari data yang diperoleh, dilapangan menyebutkan bahwa sejumlah anggota dewan Sarolangun ini, melakukan perjalan dinas ke Kabupaten Lahat dan Rejang Lebong Kabupaten Sumatra Selatan.

Kegiatan ini, dilakukan beberapa waktu yang lalu, sebelum paripurna pengesahan LKPJ.

Salah satu Nara sumber yang enggan namanya disebut, menyayangkan sikap sejumlah anggota dewan itu. Bahkan ia mengecam, jika sejumlah wakil rakyat tersebut tidak memiliki jiwa kepedulian sesama.

“Ini terkesan hanya mementingkan pribadi. Padahal himbauan sudah jelas tidak diperbolehkan, untuk melakukan perjalanan dinas. Tapi ini malah dilakukan juga. Dimana letak rasa kepedulian mereka itu,”  kata Narasumber yang kesal

Tidak hanya itu saja, ia juga mengatakan seharusnya sebagai wakil rakyat, harus memberi contoh yang baik terhadap masyarakat.

“Masyarakat disuruh lockdown, sedangkan mereka malah pergi keluyuran. Itu yang dinamakan contoh yang baik,” tandasnya.

Bahkan menurutnya, perjalanan Dinas para anggota dewan itu, dinilai hanya asal saja.

“Itu paling tidak hanya untuk SPPD Bae. Mano adolah yang serius kalau lagi dinas, ado-ado.  Paling tidak segelintir orang, apo lagi dewan yang baru dilantik kemarin.  Banyaklah diam dari pado besuaro, itu namonyo 4D (Datang, Duduk, Diam, Dengar),” imbuhnya

Tanggapan Ketua DPRD

Sementara itu, ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari membenarkan, jika sejumlah anggota dewab beberapa waktu yang lalu, melakukan perjalan dinas.

“Iya benar, kawan-kawan melakukan ini untuk kepentingan kabupaten juga. Dan itu dalam rangka study banding LKPJ. Alhamdulillah LKPJ kita sudah dilakukan paripurna,” jelas Tontawi.

Meskipun ia sudah memberi himbauan agar tidak melakukan perjalanan dinas, namun dirinya tidak bisa melarang perihal itu terjadi.

“Sayo ini bukan kepala, hanya sebatas pimpinan. Beda kepala dengan pimpinan. Namun yang jelas apa yang dilakukan oleh kawan-kawan itu, untuk kepentingan Daerah kita juga. Dan saya tidak bisa melarang perihal itu,” sebutnya.

Lihat juga video : Update Data Terbaru COVID-19

Saat disinggung dengan ucapan Nara sumber yang enggan ditulis namanya, ketua dewan mengatakan itu sah-sah saja.

“Itu haknya dia, sah-sah saja memberi komentar seperti itu. Karena kini zamannya demokrasi,” tuturnya.  (Ajk)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033