BANGKO – Permasalahan transportasi yang terjadi di Kabupaten Merangin masih banyak belum terselesaikan. Begitu juga dengan permasalahan ketenagakerjaan di lingkungan swasta yang masih butuh waktu untuk penuntasannya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Merangin, H Al Haris, saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPTI-SPSI) Merangin, di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin.
“Untuk menyelesaikan semua itu, butuh peran serta dari para pengurus DPC FSPTI-SPSI Merangin yang baru dilantik. Untuk itu saya minta usai dilantik ini, langsung lah bekerja untuk masyarakat,” tutur Bupati.
Sebentar lagi, jelas Bupati Al Haris, di Kabupaten Merangin akan berdiri pabrik pengelolaan karet dan pabrik papan triplek. Untuk itu menangani masalah ketenagakerjaannya dibutuhkan peran dari FSPTI-SPSI Merangin.
Selain tenaga kerja, lanjut Bupati, berdirinya dua pabrik baru tersebut juga akan memperbanyak angkutan transportasinya. Seperti truk pengangkut karet, dan truk pengangkut kayu triplek yang pengelolaannya juga membutuhkan jasa FSPTI-SPSI Merangin.
“Jadi untuk awal yang baik, memang keberadaan Kantor Sekretariat DPC FSPTI-SPSI Merangin sudah sangat dibutuhkan. Sehingga para pengurus DPC FSPTI-SPSI Merangin bisa langsung bekerja,” bilang Bupati Al Haris.
Bupati juga mengajak seluruh pengurus DPC FSPTI-SPSI Merangin bisa bekerja dengan baik mengisi pembangunan yang sedang berlangsung di ‘Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin’.
Pada kesempatan itu, Asril Tanjung dilantik sebagai Ketua DPC FSPTI-SPSI Merangin bersama para pengurus lainnya oleh Ketua DPC FSPTI-SPSI Provinsi Jambi, Doni Pasaribu. Acara pelantikan berlangsung dengan lancar. (Rdc)
