MUARO JAMBI – Pelayanan Polpos Sungai Gelam, diharapkan dapat ditingkatkan menjadi Polsek. Dengan wilayah luas dan terdapat 15 desa, Kecamatan Sungai Gelam butuh personil kepolisian yang sepadan.
Hal ini diungkapkan Raden Saib, anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi dalam sosialisasi pemekaran desa, Desa Sungai Gelam baru-baru ini. Bilang Saib, pembangunan Polsek Sungai Gelam sebenarnya sudah dirancang bertahun-tahun lalu. Dengan perkembangan pesat kecamatan saat ini, pembangunan Polsek terbilang mendesak.
“Wilayah yang seluas ini, dengan personil yang ada ini, tidak mungkin optimal. Pasti mengalami kendala-kendala. Misalkan terjadi, di Ladang Panjang dibutuhkan disana, agak berat, jauh,” ungkap politisi dari Partai PKB ini.
Berita Hari Ini :
- Jalan Sudah Berdebu, Perusahaan Dinilai Tutup Mata
- Dorr Dorr Dorr…! Suara Tembakan Terdengar Dalam Razia Polresta
- Dukung Putra Putri Jambi Berprestasi Di LIDA, Zola-Fachrori Hadir Beri Semangat
Sebelumnya, pembangunan Polsek Sungai Gelam sempat berjalan sekitar tahun 2013 silam. Saat itu, lokasi pembangunan sudah berupa hibah. Sementara dari pemerintah, malah sempat masuk dalam anggaran APBD Muaro Jambi. Namun sayangnya, lantaran batal dibangun, anggaran Rp 600 juta pun kembali ke kas kabupaten.
Untuk itu, wakil rakyat penguna kacamata ini akan mendorong pembangunan Polsek melalui legislatif, DPRD Muaro Jambi. Bersama Fathuri Rahman, anggota DPRD Muaro Jambi dari Dapil yang sama, akan memperjuangkan Polsek tersebut. Kebetulan, Fathuri saat ini duduk sebagai Ketua Komisi A yang terkait hal ini.
“Mendorong ini ke Polres Muaro Jambi. Dimana kendalanya, apa kendalanya. Melalui jalur DPRD nanti kita coba menyelesaikan permasalahan Polsek Sungai Gelam ini,” terang Raden yang disambut peserta sosialisasi. (Win)
