DBD Mulai Menyerang, Warga Minta Dinkes Sarolangun Lakukan fogging

SAROLANGUN – Memasuki musim penghujan, bukan hanya bencana tanah longsor dan banjir saja yang harus diwaspadai. Akan tetapi, yang patut di waspadai adalah penyakit menular, yakni Demam Berdarah (DBD). Pasalnya dengan Perubahan cuaca seperti saat ini, nyamuk dengan cepat berkembang biak, dikarenakan air yang tergenang selalu ada dimana-mana.

Salah satu warga Rukun Tetangga (RT) 09 Tanjung Rambai, Kelurahan Gunung Kembang Mawin menyampaikan bahwa, warga yang berada disekitar rumahnya, harus dirawat dirumah sakit umum Khatib Quzwein, karena mengidap penyakit DBD.

“Dekat rumah sayo ada satu warga yang sudah dirawat, itu terkena DBD,” ungkap Mawin pada Dinamikajambi.com, Kamis (8/11/18).

Agar tidak menular, pada warga yang lainnya. Mawin meminta Pemerintah Kabupaten Sarolangun, khusunya Dinas Kesehatan. Agar melakukan pemogingan di tempat tinggalnya, kawasan Kelurahan Gunung Kembang.

“Kami memohon pada Pemerintah Kabupaten kita, untuk melakukan pengasapan (Foging). Ini adalah upaya kita untuk mencegah DBD ini, agar warga yang lain tidak terkena. takutnya anak kecil,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Rumah sakit Dr.Irwan Mizwar melalui Kepala Bidang Pelayanan Umum Dr.H.Bambang Hermanto mengatakan, bahwa di Rumah Sakit Khatib Quzwein, tercatat sudah 20 orang yang menjalani perawatan penyakit DBD.

“Mulai dari bulan September sampai saat ini, sudah tercatat 20 orang yang dirawat.” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun H. Adnan saat dikonfirmasi, menanggapi permintaan warga. Ia akan memberi informasi tersebut, kepada stafnya untuk segera mungkin melakukan pemogingan.

“Ya nanti akan saya informasikan Kepada Kepala Bidang P2, untuk melakukan pemogingan.” pungkasnya. (Ajk)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page