Dari Rp 250 Milyar Jadi Rp 411 Milyar, Pola Sport Center Bakal BOT?

BERITA JAMBI – Sebelumnya telah dianggarkan 250 miliar dari APBD Provinsi Jambi. Namun, estimasi biaya pembangunan Stadion Jambi muncul di angka 411 miliar. Selain membengkak, pola sport center juga bakal BOT?

Hal itu terungkap saat pemaparan Studi Kelayakan (Feasibillity Studi) pembangunan Stadion Jambi, pada Kamis (21/07/202) di gedung DPRD Provinsi Jambi.

Menariknya, pada persetujuan pembangunan stadion beberapa bulan lalu, telah disepakati menggunakan APBD sebesar 250 miliar. Namun, estimasi biaya pembangunan muncul di angka 411,7 miliar.

“Anggaran stadionnya, sudah putus pembahasannya di angka 250 miliar. Tetapi, untuk menjadi kawasan sport center, juga ada bangunan pelengkap,” ungkap Ahmad Fauzi, Komisi III DPRD Provinsi Jambi

Penjelasan Kadis PUPR

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, M Fauzi menjelaskan penyebab munculnya estimasi biaya pembangunan stadion senilai Rp 411 miliar tersebut.

Fauzi menuturkan, munculnya estimasi biaya pembangunan sebesar 411 miliar itu, guna membangun sarana penunjang stadion. Seperti, pembangunan outlet UMKM dan penginapan.

“400 miliar itu, disarankan (konsultan,red) kepada kita pemerintah, pembangunan itu dibutuhkan sarana penunjang lain. Seperti hotel, dan sarana lain, dibutuhkan itu,” ungkap Kadis PUPR, M Fauzi.

Sebelumnya Tidak Dibahas

Sebelumnya Pemprov Jambi menganggarkan Rp 250 miliar dari APBD. Sementara estimasi biaya pembangunan 411 miliar merupakan hasil studi kelayakan oleh salah satu konsultan. Ia pun mengakui, pembangunan sarana penunjang stadion, sebelumnya tidak ada pada penetapan APBD.

“Oh tidak, penunjangnya seperti hotel, masa kita bahas. Penginapan, lokasi pembangunan tempat souvenir, UKM tidaklah kita bahas itu. Cuman kan, dalam kajian FS ada itu,” bebernya.

Kendati demikian, Fauzi memastikan, Pemerintah Provinsi Jambi hanya menggelontorkan anggaran sebesar 250 miliar. Sebab, bilangnya, hal itu telah menjadi kesepakatan saat persetujuan pembangunan.

“Kita tetaplah 250 miliar, cuman anggaran 400 yang di sebutkan itu untuk pengembangan. Itu kan bisa kerja sama dengan investor, seperti hotel,” bilangnya.

Baca Juga : Biaya Bangun Stadion Jambi Membengkak, Dewan Pertanyakan Teori Ekonomi

Meski baru menjadi masukan dari konsultan, untuk memenuhi estimasi biaya pembangunan Sport Center dengan sistem BOT (Build Operate Transfer) atau pola Bangun Guna Serah.

“Kalau tak bisa kita bangun, ya melaui BOT,” tambahnya.

3 Lokasi Usulan

Selanjutnya, dari studi kelayakan oleh konsultan, terdapat 3 rekomendasi lokasi pembangunan.

Rekomendasi itu di Jalan Jambi-Muara Bulian, Kelurahan Pijoan. Kedua, Jalan Tri Brata Kelurahan Pondok Meja, Mestong. Lalu rekomendasi ketiga, Desa Sungai Gelam, seluruhnya berada di Kabupaten Muaro Jambi.

Kemudian, hasil studi kelayakan tersebut, akan di serahkan kepada Gubernur Jambi guna penetapan lokasi pembangunan. Dari penuturan Kadis PUPR M Fauzi, proses konstruksi akan mulai pada Agustus 2022 mendatang.

“Hasil ini kami sampaikan ke Pak Gubernur.” tutupnya.

(Rpa)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube