KERINCI – Tidak ada yang tau nasib seseorang. Perjalanan hidup sosok kelahiran 23 Oktober 1961 di Koto Beringin, Siulak salah satunya. Dari guru honorer, dosen, Wakil Walikota Padang Panjang sampai menjadi orang nomor satu di Bumi Sakti Alam Kerinci, menjadi sejarah panjang DR. H. Adirozal, M.Si yang genap 4 tahun memimpin Kabupaten Kerinci bersama Zainal Abidin SH, MH pada 4 Maret 2018 ini.
Berbagai pengalaman Adirozal, diterapkan dalam kepemimpinannya. Seperti pada pengalamannya memimpin sebagai Wakil Walikota Padang Panjang, Sumatera Barat periode 2003 – 2008 dibawanya ke Kabupaten Kerinci.
Kerinci di era Adirozal, pembangunan infrastruktur dan perekonomian masyarakat meningkat tajam, serta dilakukan secara merata.
Sumatera Barat diketahui sangat memperhatikan transportasi jalan darat dan udara. Lancarnya transportasi darat dan udara negeri akan maju pesat dan perekonomian masyarakat meningkat.
Awal memimpin Kerinci, segudang ‘Pekerjaan Rumah’ sudah menunggu. Terutama memperbaiki jalan, irigasi dan meningkatkan harga kulit manis. Jalan Muara Imat – Sungai Penuh semula dalam kondisi rusak berat, sehingga dari Sungaipenuh-Muara Imat hingga membutuhkan waktu 4 jam, kini sudah mulus.
Sungai Penuh – Muara Imat bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Demikian juga kondisi jalan Provinsi di kecamatan Keliling Danau dan Gunung Raya juga sudah mulai mulus. Secara bertahap, jalan Provinsi terus dilakukan pembangunannya.
Jalan Kabupaten yang menghubungkan antar kecamatan juga terus dibenahi. Salah satu contoh adalah jalan Kabupaten di simpang Belui dan Hiang, serta ruas jalan Kabupaten lainnya juga sudah mulus.
Prestasi yang spektakuler direbut Adirozal adalah mampu meningkatkan harga kulit manis dan kopi di Kerinci. Serta, mampu mendirikan kantor Imigrasi dan mendatangkan Lion Grup untuk menerbangkan pesawatnya di Bandara Depati Parbo.
Naiknya harga kulit manis dan kopi membuat ekonomi masyarakat Kerinci meningkat tajam, atau diatas rata – rata Nasional. Maka tidak heran, karena meningkatnya harga pertanian dan perkebunan banyak warga Kerinci yang menjalankan Umroh. Serta membangun pasar tradisional yang modern di setiap pasar Kecamatan.
Kantor Imigrasi didirikan di Kabupaten Kerinci juga dipersembahkan Adirozal kepada masyarakat Kerinci.
Ngototnya Adirozal berjuang agar kantor Imigrasi berdiri di Kabupaten Kerinci karena Adirozal melihat warga Kerinci banyak yang menjadi TKI dan bepergian keluar Negeri. Dengan berdirinya kantor Imigrasi, maka warga Kerinci bahkan warga Kabupaten tetangga mempermudah pengurusan passport.
Prestasi spektakuler lainnya adalah Adirozal mampu mendatangkan penilaian keuangan WTP dan BPK-RI. Dengan tiga kali berturut-turutnya Kabupaten memperoleh WTP, Kabupaten Kerinci sudah mendapatkan bonus dari Mentri Keuangan sebesar Rp. 48,25 Milyar. Dan tahun ini, Kabupaten Kerinci kembali berpeluang besar mempertahankan WTP dengan memperoleh bonus Rp. 50 Milyar. Serta banyak lagi prestasi Adirozal dibidang lainnya.
Berpasangan dengan Ami Taher di Pilkada Kerinci 2018 ini, membuat amunisi Adirozal jadi bertambah kuat di pemerintah pusat. Ami Taher juga memiliki jaringan kuat di pusat.

Berikut Riwayat dan Jenjang Karir, mantan guru SMA Honorer, mantan Wakil Walikota Padang Panjang dan Alumni Lemhanas ini sebelum menduduki dan setelah menduduki posisi Bupati Kerinci periode 2014-2019.
Nama : Dr. H. Adirozal, M.Si
Istri : Dra. Nailil Husna, M.Pd.
Anak : – Khatifa Maulany, Taufiqa Zukron Maulan, Hasya Syakira, Dina Sabrina Nasywa.
Riwayat Pendidikan :
– SD Negeri 1 Siulak (1968 – 1974)
– SMP Negeri Siulak (1975 – 1977)
– STM Negeri Sungai Penuh (1978 – 1981)
– S1 IKIP Padang (1981 – 1985)
– Akta V/AA IKIP Padang (1995)
– S2 Kajian Budaya Universitas Udayana Bali (1999 – 2001)
– S3 Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang (2006 – 2011)
– LEMHANNAS RI / PPRA
Riwayat Jabatan :
– Dosen ASKI/STSI/Institut Seni Indonesia Padang Panjang (1986 – sekarang)
– Guru Honorer SMU Sore Padang Panjang (1987 – 1990)
– Sekretaris KKN ASKI Padang Panjang (1989)
– Kepala Balai Pengabdian Masyarakat ASKI Padang Panjang (1989 – 1991)
– Ketua KKN ASKI Padang Panjang (1990)
– Pembantu Sekretaris Proyek P2T ASKI Padang Panjang (1992/1993)
– Pimpinan Proyek P2T ASKI Padang Panjang (1993/1994)
– Pembantu III Direktur ASKI Padang Panjang (1994 – 1998)
– Anggota Senat ASKI Padang Panjang (1989 – 1990) (1994 – 1998) (2011-2015)
– Wakil Walikota Padang Panjang (2003-2008)
– Dosen Luar Biasa Univ Terbuka SUMBAR (2005-2007) (2010-2011)
– Dosen Luar Biasa STAIS Sakinah Dhamasraya (2008-2012)
– Dosen Pascasarjana ISI Padang Panjang (2008-2012)
– Dosen Luar Biasa STAIS Imam Bonjol Padang Panjang (2010-2013)
– Direktur Pascasarjana ISI Padang Panjang (2011-2014)
– Bupati Kerinci (2014 – sekarang)
– Dosen Pascasarjana STAIN Kerinci (2014-sekarang)
