Covid-19 Mewabah, Dewan Minta Pelayanan Samsat Ditutup

JAMBI – Dewan minta layanan Samsat ditutup, karena pembukaan pelayanan tersebut tidak sesuai dengan situasi covid-19 yang terjadi saat ini.

Hal ini disampaikan Rocky Chandra, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, saat di wawancarai sejumlah awak media, Selasa (7/4/2020).

Baca juga : Di PHK ? Yuk Daftar Kartu Pra Kerja, Ada Bantuan Ini

Dikatakan Politisi Gerindra ini, menyikapi kegelisahan masyarakat saat ini, pembukaan pelayanan publik yaitu Samsat, yang kemarin memang sangat-sangat di luar dugaan, karena tanggal 18 Maret Samsat sudah mengeluarkan surat edaran yang acuannya, adalah surat edaran dari Gubernur untuk meleburkan ASN yang bekerja.

“Surat itu belum dicabut sampai hari ini, landasan Samsat untuk membuka kembali pelayanan publik. Itu tidak masuk di akal, dan tidak bisa diterima,” katanya.

Untuk itu, dewan Provinsi Jambi ini minta, agar layanan Samsat ditutup sementara waktu ini.

Apalagi saat ini, masyarakat sedang kesulitan ekonomi, kehilangan pekerjaan.

“Kami harapkan kepada Samsat di bawah naungan bakuda, bisa mencermati ini,” terangnya.

Mengumpulkan masyarakat saat ini, bukan hal yang baik pada, apalagi kita sedang dalam keadaan siaga darurat Covid-19.

Tadi tambah Rocky, ia juga sudah komunikasi dengan sekda, terkait acuan mereka pembukaan pelayanan publik ini Samsat.

“Pak sekda menjawab belum ada koordinasi. Kita harapkan kepada pihak Bakeuda bisa menerjemahkan bahasa dari pak Gubernur dengan baik, karena surat edaran sudah ditentukan dan itu Instruksi dari Presiden RI.” Ujarnya.

Lihat juga video : Viral Wanita Muda Tergeletak di Jalan

Surat edaran 18 Maret 2020 itu untuk melakukan pembayaran pajak on-line, dan ASN tidak di pekerjakan seperti biasanya.

“Kemaren tanggal 6 April kembali dibuka tanpa ada acuan, ataupun dasar yang jelas. Kita mengimbau kepada pemerintah, supaya Samsat itu di tutup.” Tegasnya. (Feri)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033