Cek Jembatan 16 M, Rabu Ini Komisi III Akan ke Lokasi

JAMBI – Polemik Jembatan Sugeng senilai Rp. 16 Milyar di Kabupaten Tanjabbar, hingga kini terus menjadi buah bibir masyarakat.

Bagaimana tidak, setelah pelaksanaan pembangunan selesai beberapa waktu lalu, hingga saat belum difungsikan.

Tak ayal, masyarakat yang ingin melintasi jalan tersebut, terpaksa menggunakan jembatan darurat, yang hanya terbuat dari bahan kayu dan batang kelapa seadanya.

Selain itu, jembatan darurat tersebut juga hanya sanggup menahan beban kendaraan tidak lebih dari 5 ton.

Tak hanya itu Jembatan yang menghabiskan dana APBD Rp. 16 Milyar itu juga ada yang sudah patah, pecah dan lainnya.

Baca juga : Polemik Jembatan Sugeng, Dewan Akan Tinjau Proyek 16 Milyar PU di Tanjabbar

Baca juga : Belum Dilewati, Jembatan 16 Milyar PU Sudah Retak

Baca juga : Proyek PU Provinsi Tak Terurus, Jembatan 16 Milyar Di Tanjabbar Terbuang Sia-sia

Padahal, pembangunannya baru selesai dilakukan.

Menanggapi hal tersebut, Komisi III DPRD Provinsi Jambi, akhirnya angkat bicara dan akan langsung terjun kelapangan pad hari Rabu (29/01/2020) mendatang.

“Kita saat ini masih menyusun jadwal untuk langsung kelapangan, di paripurna dewan ini,” kata Ketua Komisi III DPRD Provinsi, Ahmad Fauzi Ansori seraya seraya menuju ruang rapat saat dijumpai Dinamikajambi.com, Senin (27/01/2020).

Baca juga: Lantai Jembatan Berlobang, Aktifitas Warga Terganggu

Baca juga: Dewan Kecewa Sarana SD Rusak Parah, Yogi: Disdik Jangan Duduk Manis Saja 

Tak lama setelah rapat paripurna tertutup yang dilakukan oleh DPRD Provinsi Jambi selesai, Fauzi mengatakan bahwa pihaknya akan turun ke lokasi jembatan Sugeng 2 hari kedepan.

“Hari Rabu kami ke lapangan jembatan itu. Jam 07.00 wib pagi kita Komisi III kumpul di gedung dewan ini, dan langsung ke lapangan.” Singkatnya. (Nrs)

Lihat juga video : Klik Disini

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033