Dewan Kecewa Sarana SD Rusak Parah, Yogi: Disdik Jangan Duduk Manis Saja

Dewan Kecewa Sarana SD Rusak Parah, Yogi: Disdik Jangan Duduk Manis Saja

Berita Daerah Parlemen Tanjab Barat

TANJABBAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjung Jabung Barat, merasa prihatin dengan masih adanya fasilitas pendidikan di Kabupaten Tanjabbar, yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

Dewan dalam hal ini sangat kecewa, karena saat ini masih ada ditemukan bangunan saran pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) yang tidak layak di Kabupaten Tanjabbar.

” Ini bener- bener mencoreng wajah pendidikan kita, negeri yang kaya tapi masih ada juga sekolah SD kita yang rusak parah.” Ujar Suprayogi Syaiful dewan komisi II Tanjabbar.

Padahal, kata Suprayogi Tanjabbar merupakan salah satu Kabupaten dari Provinsi Jambi yang besar APBD nya yang mencapai Rp 1,6 Triliun.

” Patut kita pertanyakan hal ini kepada Disdik, kenapa bisa luput dari perhatian.” Tegas Yogi sapaan akrab Suprayogi Syaiful. Kamis (23/1/20).

Politisi Golkar ini meminta dinas pendidikan Tanjabbar lebih jeli dan peka terhadap sarana pendidikan Kabupaten pesisir ini. Jangan hanya menunggu dan duduk manis saja.

” Disdik itu harus rajin turun kelapangan memantau perkembangan disekolah-sekolah, baik itu gedung sekolahnya, kedisplinan tenaga pendidiknya dan perkembangan anak didik serta sarana dan prasarana lainya.” Kata Yogi.

Ia juga dengan tegas meminta Disdik untuk benar-benar serius menagani tentang pendidikan di Kabupaten Tanjabbar ini, harus jemput bola dan jangan hanya menungu laporan dulu baru begerak.

” Jangan minsed lama masih dipakai lagi, buanglah jauh-jauh pola kerja seperti itu.” Ungkapnya.

” Kita minta pemkab melalui Disdik Tanjabbar benar-benar mejalankan amanah Undang-undang 20% untuk pendidikan, kita minta hal ini diskusikan pada APBD 2021 nanti dan kita dari Dewan siap meresponnya.” Bebernya.

Terkait kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN 105) pasar Rebo, desa pantai gading Bram Itam kanan, Kecamatan Bram Itam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Yang mengalami rusak parah.

Kata Yogi, dewan akan mempertanyakan dan akan memanggil kepala dinas nya.

” Kita akan panggil, sebelum kita panggil saya mau turun langsung untuk mengecek kondisi sekolah biar lebih jelas,” Sebutnya.

” Ini baru satu kita dapat kabar bangunan sekolah yang tidak layak, mungkin selain SDN 105 , masih banyak sekolah -sekolah lain berkondisi sama.” Timpalnya.(hry)