Camat Mengaku Kaget, Sal Akhirnya Dijemput Puskesmas Tabir

MERANGIN – Penderitaan Sal (15) akhirnya terbantu setelah viral lewat media daring ini. Sal akhirnya dijemput petugas puskesmas, Minggu (31/03/2019) guna mendapatkan perawatan.

Camat Tabir, Drs. Shobraini ME mengaku belum mendapatkan laporan terkait warga Dusun Gantung Bedah Dalam, Kelurahan Dusun Baru, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin itu.

Camat mengatakan, ia baru tahu setelah mendapatkan informasi dari media ini terkait Sal yang terbaring hingga 3 bulan.

Shobraini lantas meminta kepada Kepala Puskesmas maupun kades untuk mendatangi Sal.

“Saat ini belum ado laporan masuk ke abang. Kalo dak baco berita tu, dak tau nian abang. Insyaallah besok abang langsung kabari ke kapus maupun lurah dan jajaran lainnya untuk menindak lanjutinya yo ndo. Mudahan secepatnya kita langsung ke tempat tinggal Sal, dan Sal dapat perawatan paling lambat hari Senin abang kabari,” terang Camat melalui telepon seluler, Sabtu (30/03/2019) malam.

Berita Sebelumnya : Tak Punya Biaya, Remaja Tabir Tergeletak Selama 3 Bulan

Pihak dari Puskesmas Tabir pun langsung menjemput Sal kerumah orang tuanya untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan di puskesmas hari ini.

Sebelumnya keluarga tidak menyangka kedatangan pihak puskesmas. Asbari, orang tua Sal mengaku merasa terkejut dari kedatangan pihak puskesmas dan banyak orang-orang yang begitu peduli dengan anaknya tersebut.

Asbari mengatakan sebelumnya tidak mengetahui apa yang sebenarnya bisa membuat anaknya dibawa ke puskesmas, sehingga anaknya mendapatkan perawatan untuk di bawa berobat, dan di janjikan pihak puskesmas biaya semua sampai Sal sembuh akan di tanggung.

“Sangat bersyukur nian, dengan adanya perhatian pemerintah maupun pihak terkait yang ikut membantu pengobatan anaknya, dan mendapatkan perawatan di puskesmas,” katanya bersyukur.

Untuk diketahui, lantaran keadaan ekonomi, Sal tidak bisa mendapatkan pengobatan. Pendapatan keluarga ini, hanya cukup untuk kehidupan sehari-hari. Sal pernah mendapatkan perawatan pada mantri, itu pun hanya sekali.

Asbari mengatakan, Ia kemudian mengetahui kabar tersebut usai pulang dari kebun. Kakak kandung korban menyampaikan, Sal menjadi pemberitaan.

“Dari itulah sayo tau dan sempat ragu jugo, marah, kesal tapi setelah di kasih tau di jelaskan Ncu Am, sayo pun sangat bersyukur nian dapat perhatian dan bantuan untuk pengobatan sal dan di janjikan semua biaya pengobatan di tanggung pihak puskesmas,” lirih Asbari. (*)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page