Bupati Terima Penghargaan Dari BPS Pusat

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, melalui Bupati Safrial terima penghargaan dari BPS pusat.

Penghargaan dari BPS pusat ini, adakah atas partisipasi dalam sensus penduduk online, dengan capaian response rate yang melebihi target dalam pelaksanaannya.

Baca juga : Ketersediaan Pangan di Jambi Minus, Entah Kalau Akhir Tahun

Penghargaan yang ditandatangi langsung oleh Kepala Pusat statistik Dr. Suhariyanto, ini diserahkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik Tanjung Jabung, Rabu kemarin (19/8/20).

Kepala Badan Statistik Tanjung Jabung Barat, Wasi Riyanto menyampaikan apresiasi atas partisipasi Pemerintah Kabupaten Tanjabbar, dalam mensukseskan Sensus Online di Tanjabbar.

Selain itu, Wasi berharap dukungan dan partisipasi Pemkab Tanjabbar dalam proses pendataan atau sensus, secara manual pada September mendatang dengan melibatkan Camat, Kepala Desa, dan RT.

“Berkat bantuan dan partisipasi yang aktif dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, hasil Sensus Penduduk Online di Kabupaten Tanjabbar, dapat melampaui target yang telah ditetapkan BPS Tanjung Jabung Barat.” Kata Wasi.

Ia menyebutkan bahwa Per 29 Mei 2020, tercatat 8.382 keluarga yang telah melakukan Sensus Penduduk Online. Dimana angka ini melampaui 5.000 keluarga, yang menjadi target BPS Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Namun Sensus Penduduk belum berakhir, akibat Pandemi Covid-19. Sensus Penduduk yang semula direncanakan menggunakan metode wawancara dari rumah ke rumah, mengalami perubahan metode menjadi Antar-Jemput Dokumen. Masyarakat yang belum melakukan pengisian Sensus Penduduk Online, akan diberikan dokumen untuk diisi,” ujarnya.

Ia berharap dukungan dari Pemerintah Tanjabbar, untuk dapat menyukseskan Sensus Penduduk 2020.

“Kita harapkan bisa menghasilkan data kependudukan, yang berkualitas demi Indonesia Maju,” ucapnya.

Tanggapan Bupati

Sementara itu, Bupati sendiri juga sampaikan apresiasinya atas kinerja dari BPS Tanjabbar, atas realisasi target sensus penduduk Online yang mencapai 8.382 KK, dari target 5.000 Kepala keluarga.

Lihat juga video : Klik Disini

“Terkait proses Pendataan secara manual oleh BPS, kita sangat mendukung langkah tersebut.” Katanya.

Ia juga menyarankan BPS dapat melibatkan peran Camat, Kepala Desa dan RT, untuk mensukseskan pendataan warga tersebut. (hms/hry)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033