SAROLANGUN – Jalan Lintas Sumatera Km 05 tepatnya depan Kampus Universitas Sarolangun, Desa Rantau Tenang Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun kembali menelan korban laka lantas. Tak tanggung-tanggung, tabrakan beruntun antara Toyota Avanza Warna Silver No Pol. BH 1504 HJ yang dikendarai oleh Hasan Basri (59) warga desa Simpang Bukit dan juga merupakan Sekretaris Badan Satuan Polisi Pamong Praja Sarolangun dengan Mobil Merk Suzuki Vitara warna Abu -Abu dgn No Pol. BH 1982 LB yang dikendarai oleh Cek Mancik (58) yang merupakan Kepala Desa Talang Serdang Kecamatan Mandiangin.
Untung saja dalam Kecelakaan tersebut tidak mengalami korban jiwa yang fatal. hanya saja istri dari Kades harus mengalami penanganan media karena mengalami luka dibagian pelipis matanya karena terbentur kaca mobil hingga pecah.
Data yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa, tepat pada pukul 09:45 WIB Mobil yang dikendarai oleh Sekban Satpol PP melaju dari arah Singkut hendak ke pusat Kota Sarolangun dengan tujuan hendak masuk kantor. Sementara mobil yang dikendarai oleh Kades hendak menuju Arah Singkut dengan tujuan kelubuk Linggau (Sumsel) untuk membesuk keluarga yang lagi sakit, namun sesampainnya di tempat Kajadiam perkara tiba-tiba Mobil yang diledarai oleh Sekban tersebut Oleng dan langsung menabrak mobil yang dikendarai oleh Kades sehingga terjadilah tabrakan adu kambing.
Tidak hanya Mobil Sekban dan Kades saja yang terlibat laka lantas, akan tetapi Toyota Avanza warna putih No Pol B 1686 URI yang dikendarai oleh Deli Khomala (33) juga terlibat dalam laka tersebut dengan menabrak Mobil Kades dari belakang.
Dari keterangan Asep, yang saat itu berada didalam mobil kades Talang Serdang mengatakan Mobil Sekban tersebut Oleng dan langsung menabrak mobil yang ia tumpangi.
“Diduga pengemudinya mengantuk, soalnya didepan mobil itu sepi dan tidak ada kendaraan lain, pas didepan kami tiba-tiba rodanya langsung mengarah kekanan dan langsung menabrak kami, “Ungkap Asep
Sementara itu Kasat Lantas Polres Sarolangun Iptu Angga Luvyanto membenarkan kejadian tersebut, dirinya mengatakan tiga unit kendaraan yang terlibat laka lantas harus dibawa ke unit laka di Polsek Kota Sarolangun.
“Iya benar, kejadiannya pagi Selasa (22/01), tiga unit mobil sudah di evakuasi diunit laka, dalam proses Evakuasi tersebut Mobil yang terlibat laka harus di derek karena mengalami kerusakan parah, “Ungkap Kasat Lantas
Saat ditanya apakah ada korban jiwa dalam laka lantas ? Kasat sebut tidak ada hanya saja mengalami luka-luka.
“Kalau fatal tidak ada, hanya mengalami luka-luka, dan itu sudah ditangani dirumah sakit umum Chatib Quzwein untuk mendapat perawatan medis, “Jelasnya
Didalam laka lantas yang terjadi, menurut Kasat lantas kerugian mencapai 30 juta. (Ajk)
