JAMBI – Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) membuka Pelatihan Potensi SAR Jambi Angkatan X dan XI tahun 2020, yang di laksanakan di Kantor Basarnas Provinsi Jambi, Rabu (05/02/2020).
Acara tersebut dibuka langsung oleh Direktur Bina Tenaga Basarnas RI, Marsekal Pertama TNI F. Indrajaya.
Pelatihan ini menitikberatkan untuk meningkatkan kualitas, dan kemampuan potensi SAR di berbagai bidang khususnya Penyelamatan di Perairan (Water Rescu).
Baca juga : Pelatihan Kewirausahaan Kembangkan Minat Pemuda, Ini Pesan Bupati
Dalam pelatihan yang di tunjukan untuk Potensi SAR Jambi itu, anggotanya berasal dari berbagai organisasi masyarakat, instansi pemerintah, serta pendaftaran umum dari wilayah Kabupaten Kota seluruh Provinsi Jambi.
Adapun jumlah peserta dalam Pelatihan Potensi SAR ini, dibagi menjadi 2 angkatan. Dengan masing-masing berjumlah 50 orang per angkatan, yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. “Dengan total keseluruhan peserta adalah sebanyak 100 Orang,” kata Direktur Bina Tenaga Basarnas RI, Marsekal Pertama TNI F. Indrajaya, Rabu (05/01),
Pelatihan tersebut juga ditujukan untuk meminimalisir efek negatif dari terjadinya kejadian bencana. Mengingat, selama Januari awal tahun 2020 ini sudah terjadi 8 kejadian yg membahayakan nyawa manusia yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jambi.
Yang 7 dari 8 kejadian tersebut menyebabkan korban jiwa melayang, dan 1 kejadian lainnya yang terjadi di Hutan Danau Kaco Kerinci, sampai saat ini korban belum ditemukan.
Adapun durasi dalam pelatihan tersebut, yakni untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan potensi SAR khususnya di bidang Pelatihan Penyelamatan di Perairan atau Water Rescue ini, dijelaskan oleh Marsekal Pertama TNI F. Indrajaya dilakukan selama 1 Minggu.
“Atau 72 jam per angkatan. Sesuai dengan Standar Kurikulum yang digunakan Basarnas,” tutupnya. (Rendy)
Lihat juga video : Klik Disini
