SURABAYA – Pagi hari ini, Minggu (13/5), warga Surabaya dihebohkan dengan aksi bom bunuh diri yang dilakukan di depan Gereja. 3 gereja diserang bom
Tak tanggung-tanggung, 3 gereja yakni Gereja Katolik Santa Maria Ngagel, GKI Diponegoro, GPPS Arjuna Surabaya menjadi lokasi bom bunuh diri.
Berdasarkan data yang dihimpun, aksi tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 Wib, seseorang dengan mengendarai sepeda motor mendadak meledakan dirinya
Sekitar 10 warga sipil dan 2 polisi menjadi korban dalam insiden tersebut. Lenterainspiratif.com menuliskan, 5 mobil dan 30 motor terbakar di Gereja GKPS di Jalan Arjuna.
Baca Juga : Rumah Pimpinan KPK Diserang Bom Molotov, Ini Keterangan Polisi
Menurut saksi mata, Syuhud, dirinya kaget saat terdengar ledakan di depan gereja saat dia melewati ruas jalan Ngagel. “Tiba tiba terdengar suara ledakan dan ada korban yang terpotong potong,” ujar warga Gresik tersebut.
Kemungkinan bom bunuh diri, sambungnya.
Baca Juga : Ledakan Bom di Gereja Katedral, Tewaskan 19 Jiwa
Baca Juga : PBNU Mengutuk Keras Peledakan 3 Bom di Surabaya
“Saat ini warga dan aparat masih mengevakuasi para korban yang jatuh akibat peristiwa ini,” pungkas Syuhud dari Kabarpas.com
Sampai dengan saat ini, kronologis dan berapa korban yang jatuh dalam kejadian di 3 gereja diserang bom itu, masih dalam pendataan pihak yang berwajib. (GiN)
