BARCELONA – Keinginan Neymar kembali ke Camp Nou tampaknya bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, petinggi Barcelona ternyata secara tegas menolak superstar Paris Saint-Germain karena masih sakit hati.
Dikutip Pojoksatu.id dari Daily Record, Wakil Presiden Barcelona Jordi Cardoner membuat klaim luar biasa tentang saga transfer Neymar.
Berbicara kepada media di Catalan, Kamis (27/6/2019), ia mengakui bomber asal Brasil itu tertarik untuk kembali ke Barcelona.
Tapi Cardoner mengatakan belum memaafkan Neymar karena meninggalkan Barca ke Prancis pada tahun 2017 dengan biaya yang masih tercatat sebagai rekor transfer dunia, 222 juta euro.
Neymar sendiri mengaku sudah tidak nyaman di Paris dan ingin segera kembali ke Camp Nou. Tapi Cardoner membuat sejumlah pernyataan mengejutkan.
“Ini bukan saatnya untuk berbicara tentang kedatangan (Neymar),” kata Cardoner seperti dikutif dari Pojoksatu.id.
“Tetapi memang benar bahwa Neymar ingin kembali ke Barcelona. Namun, saya tidak setuju Barca merekrutnya.”
“Intinya, aku tidak suka ketika dia pergi,” lanjutnya menyinggung saat Neymar hengkang ke PSG dua tahun silam.
“Kami tidak menandatangani siapa pun, kami tidak tetap berkomunikasi dengannya.”
Tidak mengejutkan bagi saya bahwa Neymar ingin kembali. Ini sudah terjadi di masa lalu – dengan Cesc Fabregas, Gerard Piqué.”
Terlepas dari klaim Cardoner, juara La Liga Spanyol menginginkan Neymar kembali tetapi PSG hanya akan menjualnya dengan jumlah yang sama dengan yang mereka keluarkan untuk pemain berusia 27 tahun itu.
Namun, Barca memiliki sejumlah persyaratan atas transfer yang diusulkan – termasuk Neymar menerima gaji dan permintaan maaf karena telah meninggalkan Barca pada 2017 lalu.
