Asalkan SKPD dan Dewan Mau Datang, Kades Siap Bayar Hotel Demi Musrenbang

MUARO JAMBI – Geram dengan anggota dewan yang tak datang saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Jaluko, Kepala Desa siap patungan dan memindahkan acara ke hotel.

”Kami warga Jaluko ini merasa disepelekan oleh dewan. Karena setiap kali Musrenbang tak pernah hadir. Apa dewan tidak perlu pembangunan di Jaluko ini,” tutur Rasid, Kepala Desa Pematang Jering, kemarin yang diamini Kades lainnya.

Menurut Rasid, dewan memang memiliki masa reses ke Dapil mereka masing-masing, namun ketika reses biasanya dewan hanya akan membangun wilayah yang menjadi lumbung suara mereka.

”Mereka hanya membangun wilayah yang suaranya banyak. Sedangkan yang suaranya sedikit kecil sekali kemungkinan untuk dibangun,” kata Rasid.

Rasid mencontohkan jalan di Desa Pematang Jering yang dia pimpin, sudah 10 tahun tidak pernah diaspal. ”Desa saya itu merupakan penghasil ikan. Setiap hari puluhan ton ikan diangkut di jalan itu. Tapi sudah 10 tahun tidak pernah diaspal,” ujar Rasid.

Tak hanya kepada anggota dewan saja, Kades yang hadir dalam Musrenbang kemarin itu juga merasa kecewa dengan Kepala SKDP di Kabupaten Muarojambi. Yang mana setiap kali Musrenbang khusunya di Jaluko tidak pernah dihadiri Kepala SKPDnya.

”Setiap Musrenbang hanya perwakilan kepala SKPD yang hadir. Saya pertanyakan apakah perwakilan SKPD ini bisa mengambil keputusan? kan tidak. Kami kecewa dengan SKPD,” ujar Rasid.

Lebih lanjut Rasid mengatakan, Musrenbang tahun lalu tidak diketahui sejauh mana usulan warga yang sudah disampaikan.

”Musrenbang ini hanya seremonial saja. Karena usulan kami tahun lalu tidak tahu ditindak lanjut atau tidak. Karena setiap kali Musrenbang kepala SKPD tidak hadir,” tukas Rasid.

Lantaran sudah kesal kepala SKPD tak pernah hadir Rasid mengaku bisa memindahkan pelaksanan Musrenbang ke tempat lebih nyaman.

”Dewan dan SKPD mau di hotel tidak masalah kami bisa patungan. Asalkan mereka mau hadir di Musrenbang,” ujar Rasid.

”Musrenbang ini tidak lengkap karena tidak dihadiri kepala SKDP dan dewan. Siapa yang bisa menjamin bisa terakomodir,” timpal Sulaini Kades Senaung.

Seketaris Bappeda Muarojambi, Afrizal mengapi keluhan kades mengatakan jika pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan ke SKPD dan dewan Muarojambi. ”Kami sudah kirim surat pemberitahuan. Jika mereka tidak datang tidak bisa di paksa,” sebut Afarizal.

Senada dengan Afrizal Camat Jaluko, Candra Budi Rosa juga mengaku sudah menghubungi anggota dewan. ”Kita sudah kasih tahu. Dan kita tidak bisa memaksa dewan datang. Saya minta jangan emosi,” sebutnya. (Din)

You cannot copy content of this page