APBD Turun, Program Jambi Tuntas Tertunda Hingga Tak Tercapai

JAMBI – Tidak hanya APBD 2020 dan 2021 yang turun, Program Jambi Tuntas 2021 yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jambi, hingga saat ini juga ada yang tak tercapai.

Hal ini disampaikan oleh Ketua komisi III DPRD Provinsi Jambi, Ahmad Fauzi saat dikonfirmasi Dinamikajambi.com pada Jum’at (11/09/2020).

Baca juga : Gruduk Gedung DPRD, Serikat Buruh Jambi Serukan Jambi Tuntas Gagal

Anggota dewan asal Kabupaten Merangin itu mengakui, bahwa APBD Provinsi Jambi tahun 2020 mengalami penurunan sekitar Rp. 1,2 triliun.

“Kalau turun itu sudah pasti. Itulah yang dilakukan dewan saat ini, yaitu perubahan anggaran. Nah artinya, apa yang disepakati dia re alokasi dan Refocusing kemarin, secara legal formal itu ada di perubahan.” Katanya.

Itu artinya, bilang Fauzi tidak ada perubahan yang signifikan, dari yang dilakukan di areal lokasi oleh pemerintah.

“Tetap saja apa yang dilakukan di alokasi kemarin, di sah kan dalam proses perubahan ini. Karena terkoreksi Rp. 1,2 triliun. Ujarnya.

Untuk itu, APBD Provinsi Jambi tahun 2020 ini terkoreksi sekitar Rp. 1,2 triliun di APBD awal.

Sedangkan untuk APBD 2021, juga mengalami penurunan yang sama, yakni sekitar Rp. 1,2 triliun dari yang direncanakan sebesar Rp. 4,1 triliun.

“2021 juga turun, 1,2 triliun. APBD-P kita direncanakan Rp. 4,1 triliun,” imbuhnya.

Kalau untuk 2020 ini, kata Fauzi diakibatkan oleh Covid-19. Dimana, anggaran sebesar 5,3 triliun, direalokasikan dari Refocusing terkoreksi Rp. 1,2 triliun.

“Jadi anggaran yang Rp. 5,3 triliun itu, direalokasikan dari Refocusing, sehingga terkoreksi 1,2 triliun.” Paparnya.

APBD 2021

Sementara itu, di APBD 2021 diajukan rancangannya oleh pemerintah, dari ketua KUA PPAS nya direncanakan Rp. 4,1 triliun.

“Juga turun, atau terkoreksi sebesar Rp 1,2 triliun.” Bebernya.

Pun demikian, tidak hanya APBD Provinsi Jambi, yang terjadi penurunan. Ada juga program Jambi Tuntas, yang hingga saat ini tidak tercapai.

“Sampai hari ini, sesuai dengan perencanaan dalam RPJMD masih on the track. Akan tetapi masih ada proyek yang bersinambung terkoreksi juga pencapaiannya, akibat penurunan APBD.” Bilangnya.

Lihat juga video : Klik Disini

Itu artinya, hingga saat ini masih ada beberapa program pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi, yang tidak tercapai. Padahal, sudah di penghujung tahun atau masa jabatan Gubernur Jambi.

“Itu wajar, ketika pendapatan APBD menurun, tentu ada beberapa program-program yang tertunda, atau tidak tercapai.” Tukasnya menutup pembicaraan melalui selulernya. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page