TANJABBAR – Antisipasi terorisme masuk ke kawasan Kabupaten Tanjabbar, jalur laut di pelabuhan ujung Jabung itu diperketat.
Diketahui, wilayah perairan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), merupakan jalur laut dan juga pintu masuk utama, yang ada di Provinsi Jambi.
Baca juga : Pansus Dana Covid-19 Tanyakan Biaya Pasien, Rumah Sakit Tak Bisa Jawab
Selain itu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, juga Rawan akan masuknya terorisme dari provinsi tetangga maupun negara luar.
Untuk antisipasi terorisme tersebut, Polres Tanjabbar mulai memperketat jalur masuk ke Jambi.
Khusus di Tanjabbar, baik jalur air maupun darat, terkait dengan ditangkapnya 3 terduga teroris di Riau, Minggu (21/6/20) kemarin.
Kapolres Tanjabar AKBP Guntur Saputro mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan di jalur masuk Tanjabbar dan perbatasan Jambi Riau.
Hal itu dilakukan, karena adanya penangkapan tiga pelaku teroris di Riau.
“Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pasca ada nya penangkap terudga teroris di Riau kemarin. Perbatasan darat dan air kita perketat,” katanya, Senin (22/6/2020).
Ia menegaskan bahwa hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan wilayah Jambi, khusus yang memiliki kedekatan akses jalur dari Riau.
“Kita memiliki akses yang mudah dari propinsi tetangga (Riau), jadi ini untuk kemanan kita,” ungkap Guntur.
Ia menyebutkan upaya pencegahan para teroris masuk ke wilayah Kabupaten pesisir ini, dilakukan perketat perbatasan.
Kata Kapolres
Kapolres mengungkapkan, semua transportasi laut ( speedboad) yang masuk ke Tanjabbar, dilakukan pemeriksaan satu persatu dan intensif.
“Ada empat Speedboat yang masuk dari riau melalui pelabuhan, kita periksa satu persatu mulai dari penumpang hingga barang bawaannya.” Tegasnya.
Dari empat itu, pihaknya sedikitnya memeriksa sebanyak 200 orang. Namun, dari mereka belum ada temuan yang mencurigai.
“Alhamdulillah tidak ada temuan yang menonjol, kita harapkan tidak ada temuan,” bebernya.
Lihat juga video : Klik Disini
Selain jalur laut, kata Kapolres lintas darat di wilayah perbatasan Riau- Jambi, juga diperketat dengan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan.
“Di darat pos perbatasan ada wilayah Batang Asam(Ulu),” tutupnya. (Hry)
