Al Haris Minta Guru Buat Kurikulum Pendidikan Moral

MERANGIN – Bupati Merangin Al Haris meminta, para guru di sekolah-sekolah membuat kurikulum pendidikan moral. Meskipun sekarang ini tidak ada lagi kurikulum Pendidikan Moral Pancasila (PMP) di sekolah-sekolah, tapi anak-anak harus memiliki jati diri kebangsaan.

Hal ini disampaikannya saat ia menjadi Inspektur Upacara pada kegiatan peringatan hari Kesaktian Pancasila ke-73 yang diadakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin di halaman depan Kantor Bupati Merangin, Senin (1/10).

Apel bersama itu diikuti, barisan dari TNI, Polisi, Satpol PP, Perhubungan, Korpri, Pelajar dan Pramuka. Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Merangin Mashuri, Forkopimda, para tokoh masyarakat dan Ketua MUI Kabupaten Merangin Satar Saleh itu berjalan dengan khidmat.

‘’Sekarang ini bagaimana kita memberikan suatu bentuk pendidikan moral kepada anak-anak kita. Apakah itu pendidikan moral di sekolah-sekolah atau di tempat-tempat belajar mengajar lainnya,’’ ujar Bupati.

Paling tidak lanjut Bupati, kesadaran kebangsaan itu bisa tertanam di hati para generasi bangsa dan tidak ikut-ikutan  memprofokasi, membuat opini-opini yang tidak baik di masyarakat.

Sebab opini tidak baik itu, dapat merudak tatanan kegidepan masyarakat dan itu  banyak sekali terjadi. Potensi negatif sekang ini tidak lagi menculik para jendaral, tapi merusak tatanan kehidupan bangsa, seperti media sosial yang bisa membuat orang profokatif. (cra/hms)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033