Ada 36 Program, Prabowo-Sandi Tawarkan ‘Ok Oce’

DALAM visi misi Prabowo-Sandiaga yang diserahkan ke KPU, terdapat penjabaran program ekonomi. Koalisi ini menyebutnya sebagai pilar ekonomi. Ada 36 program yang ditawarkan, salah satunya ‘Ok Oce’.

Dalam program itu juga dituliskan, pihaknya ingin menyelenggarakan politik pembangunan yang memprioritaskan rakyat, melalui penyusunan anggaran pro-rakyat, kebijakan ekonomi pro-penciptaan lapangan kerja, kebijakan fiskal yang pro daya beli masyarakat, kebijakan subsidi yang mendorong kemampuan produksi, kebijakan menjadi harga yang terjangkau dan stabil serta pembangunan infrastruktur pertanian dan pedesaan yang mendukung berkembangnya sektor produktif.

Berikutnya, membangun industri hulu dan industri manufaktur nasional berbasis inovasi berbahan baku lokal guna nasional untuk meningkatkan daya saing, memberikan nilai tambah bagi komoditas dalam negeri, mendorong berkembangnya industri rakyat, serta menyokong penyerapan angkatan kerja.

Berita Lainnya : Plakkk.. Gubernur Ini, Tampar Suporter PSMS Medan

“Ketiga, membangun kembali industri strategis nasional yang mampu memproduksi barang-barang modal, untuk mengurangi ketergantungan impor barang modal,” tulis Program aksi ekonomi Prabowo-Sandiaga dilansir Merdeka

Keempat, melakukan industrialisasi pertanian di pedesaan sehingga tercipta pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang tersebar untuk mengurangi kemiskinan dan mengurangi kesenjangan antara kota-desa, pedalaman pesisir, serta Jawa-luar Jawa. Kelima, meningkatkan kesejahteraan petani melalui penerapan inovasi digital farming untuk meningkatkan produktifitas dan sekaligus mendorong minat generasi muda dalam bidang pertanian.

Berita Lainnya : Tidak Bayar Rp 3 Milyar, Aset PDIP Akan Disita

Keenam, merevitalisasi peran Koperasi Unit Desa di antaranya dengan menumbuhkan kewirausahaan pada generasi muda dalam framework gerakan ‘OK OCE’ untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di desa.

Ada 30 program lainnya yang ditawarkan seperti pembenahan BUMN, menghentikan kebijakan outsourcing, PPH21 dan lain sebagainya