BISNIS – Harga cabai dan sayur merangkak naik di Pasar Tanjung Bungur kelurahan muara Tebo, Kecamatan Tebo Tengah. Merangin juga mengalami hal serupa
Kenaikan disebabkan musim hujan dan semakin dekatnya puasa.
Hal ini disampaikan oleh makmur, salah seorang pedagang bahan pangan, pada wartawan media ini di tempatnya berjualan.
Makmur menjelaskan bahwa cabai mengalami kenaikan dikarenakan musim hujan menjadikan harga tidak stabil.
“Cabai Padang naik sekarang, kemarin 55.000 sekarang jadi 60.000 perkilonya, kalau Cabe Kerinci kemarin 40 sekarang 45.000 jadinya.” jelas Makmur.
Kemudian, ia juga menjelaskan bahwa cabai Curup juga mengalami kenaikan mencapai 5 ribu rupiah perkilonya.
“Cabai Curup kemarin 30 sekarang 35 naik 5000, cabai ijo gitu juga, dari 25 menjadi 30,” terangnya.
Tak hanya itu saja, Ia juga menjelaskan bahwa cabai setan mengalami kenaikan yang cukup drastis. Kenaikan mencapai 30.000 rupiah perkilonya.
“Cabe setan yang tinggi naiknya, kemarin cuman 50.000 perkilo, sekarang naik jadi 80.000 perkilonya.” Tutur Makmur.
Selanjutnya makmur juga menjelaskan ada beberapa sayuran yang mengalami kenaikan.
“Kalau untuk sayur, kayak bayam, kangkung, itu masih normal, tetapi kol mengalami kenaikan yang biasanya 7000 perkilo sekarang jadi 10.000 perkilo.” Jelasnya.
Sementara di Merangin, kenaikan cabai mencapai 10-15 ribu perkilo. Dari harga 60 ribu ke 70-75 ribu.
“Naik semua. Cabe, bawang dan sayuran. Padahal puasa makin lama,” kata Diana warga Bangko.
Harga sayuran seperti kangkung dan bayam yang berkisar Rp 5000, naik ke Rp 8000/ikat.
