VIRAL – Lama tak terdengar, wacana pemekaran Jambi mencuat ke publik. Dari pemekaran itu, menguat 6 kabupaten baru di Jambi untuk dimekarkan.
Total 6 kabupaten baru tersebut, didominasi dari Jambi wilayah Barat. Beberapa diantaranya, sudah lama diperjuangkan.
Luas wilayah dan percepatan pembangunan, menjadi dasar pemekaran 6 kabupaten baru di Jambi.
Berikut ini kabupaten wacana pemekaran di Provinsi Jambi
1. Kabupaten Kerinci Hilir
Setelah pemekaran Kota Sungai Penuh, pemekaran Kabupaten Kerinci ini, luas wilayahnya mencapai 1.762 km2 dengan jumlah populasi sebanyak 1.762 ribu jiwa.
Wilayah ini memiliki pegunungan tertinggi di Indonesia yang mencapai 3.805 Meter Di atas Permukaan Laut (MDPL).
2. Kabupaten Muaro Bungo
Memiliki luas wilayah mencapai 399 Km2, Kabupaten Muaro Bungo dimekarkan dari Kabupaten Bungo dengan jumlah populasi di dalamnya sebanyak 129.000 jiwa.
Pembentukan kabupaten baru ini ternyata membawa 5 kecamatan di dalamnya.
Sebelumnya, pemekaran kabupaten ini santer untuk Kota Bungo
3. Kabupaten Gunung Masurai
Kabupaten Gunung Masurai ini, pemekaran dari Kabupaten Merangin. Pemekaran kabupaten baru ini memiliki 6 kecamatan yang bergabung didalamnya.
Melansir Ayobandung luas wilayah mencapai 3.452 Km2, jumlah penduduk yang ada di kabupaten ini sebanyak 63.000 jiwa.
4. Kabupaten Sungai Bahar
Pemekaran Kabupaten Sungai Bahar ini berasal dari Kabupaten Muaro Jambi.
Terdapat 5 kecamatan yang bergabung di dalamnya, kabupaten ini memiliki luas wilayah mencapai 1.278 Km2 dengan 175.000 jiwa di dalamnya.
5. Kabupaten Tabir Raya
Kembali dari Merangin, setelah Kabupaten Gunung Masurai, wacana pemekaran Tabir Raya sudah jauh hari berlangsung.
Memiliki ibu kota di Kecamatan Tabir, kabupaten yang tergabung 6 kecamatan ini memiliki luas mencapai 2.000 Km2.
Untuk jumlah penduduknya mencapai 175.000 jiwa.
6. Kabupaten Merlung Tungkal Ulu
Luas wilayahnya mencapai 2.853 Km2, kabupaten ini dimekarkan dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Terdapat 6 kecamatan di dalamnya, kabupaten ini memiliki jumlah penduduk hingga 130.000 jiwa.
Sebelumnya, Tanjung Jabung dimekarkan menjadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.
Wacana pemekaran wilayah untuk membentuk kabupaten baru ini tidak lain untuk mempercepat pengembangan urban, mempermudah akses pelayanan serta mempermudah pengelolaan infrastruktur dan ekonomi di wilayah tersebut.
