Bantah LHP Terkait Pengurangan Satpol PP, Ini Jawaban Nilwan Yahya

BERITA MERANGIN – Jadi sorotan dewan saat hearing dengan Satpol PP, mantan Wabup Merangin, Nilwan Yahya menegaskan LHP tak terkait pengurangan personil seperti yang gaduh saat ini.

Pada media ini, mantan Wakil Bupati Merangin itu mengulas kronologi bagaimana Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) itu keluar.

Nilwan bilang, LHP itu keluar saat personil Satpol PP Merangin mendemo Shobraini, Kasat Pol PP. Tidak adanya jatah makan dan minum, membuat Shobraini didemo sampai 3 kali.

Nilwan kemudian meminta Inspektorat yang saat itu dikomandoi M Sayuti sebagai Plt untuk memeriksa.

Pemeriksaan tersebut, tidak menemukan Mark up anggaran. Bilang Nilwan, memang anggaran minim saat itu.

Yang pasti, LHP itu kata Nilwan, bukan terkait dengan jumlah personil atau perampingan agar mendapatkan porsi ideal ala Shobraini sebanyak 250 personil.

“Malah saya minta mempertahankan personil yang ada. Jaman saya tidak ada yang diberhentikan,” katanya.

Setelah hasil review itu, Nilwan kemudian memediasi kedua belah pihak. Bahkan, Ia menegaskan agar tidak ada yang diberhentikan buntut kisruh tersebut.

Berita Terkait : Pemuda Pamenang Minta Pj Bupati Tegas ke Satpol PP

Setelah mempertemukan kedua belah pihak di ruangan Wakil Bupati, dibuatlah perjanjian.

“Hari ini buat perjanjian, tidak ada satupun yang boleh diberhentikan dengan adanya demo. Itu kesepakatan hari itu,” katanya tegas.

Nilwan menegaskan, tidak ada sangkut pautnya pengurangan yang terjadi saat ini, 59 personil dan 27 pada 2023 lalu.

Yang ada, persoalan itu soal anggaran dan masalah kesejahteraan. Kemudian porsi gaji yang berbeda, personil baru mendapatkan lebih besar dari personil lama.

2 Perjanjian

Tidak ada yang vital untuk pemberhentian pada saat itu. Ada 2 perjanjian usai demo berkali-kali itu.

“Perjanjian pertama, tidak ada pemberhentian anggota Pol PP yang terindikasi demo hari ini. Yang kedua, untuk kedepan menjadi perhatian serius kesejahteraan Satpol PP yang melakukan dinas. Sepakat hari itu, saya mediasi. Tidak ada riak-riak,” katanya.

“Tapi tolong, jangan diseret-seret Namo Wabup pulo,” tutupnya.

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube