HUKRIM – Aksi bobol ATM di Bangko, Merangin pada Mei 2022 lalu gegerkan publik. Kapolres bilang, aksi pembobolan itu oleh kelompok profesional.
Demikian penyampaian Kapolres Merangin, AKBP Dewa Ngakan Nyoman Arinata menjawab pertanyaan para wartawan, Rabu (10/8/2022).
Baca Juga : Tak Ada Apresiasi Pemerintah, Ketua Perbasi Merangin : Bupati Masih Sibuk
Mengulas informasi, pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) itu terjadi di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bangko. Pembobolan ATM pada 21 Mei 2022 itu, milik BNI.
Kapolres Merangin mengatakan aksi bobol mesin ATM tersebut oleh kelompok profesional dan aslinya mirip dengan pembobolan ATM di Sungai Penuh dan Jambi.
Baca Juga : Jadi Wabup Merangin, Nilwan Yahya Cari Masalah Merangin Mantap
“Ini aksinya mirip dengan yang di Sungai penuh dan Jambi. Ini dilakukan kelompok profesional, CCTV mereka matikan, ATM itu dibobol dalam 45 menit, itu kalau orang biasa butuh waktu 3 jam lebih,” katanya.
Mengungkap kasus ini, Polres Merangin berkordinasi dengan Resmob Polda Jambi. Terungkap, bahwa modus kejahatan ini hampir sama.
Sementara dari kelompok pembobol ini, teridentifikasi dari Sumatera Selatan.
Baca Juga : DPRD Dorong Pemerintah Untuk Menutup Aktivitas Tambang Batubara Ilegal di Merangin
“Positifnya ini orang dari Rawas,” terangnya.
Polisi masih mengejar pelaku pembobolan uang dalam ATM. Uang dalam ATM itu kisaran Rp 600-700 juta.
