Slebew! Pengamat Sebut Citayam Fashion Week Berpotensi Hadir di Jambi

BERITA JAMBI – Kata ‘Slebew’ selalu identik dengan gerakan Citayam yang saat ini marak di ibukota negara. Pengamat Sosial dan Politik, Dr Pahrudin sebut gerakan Citayam Fashion Week berpotensi hadir di Jambi.

Fashion week atau pekan busana atau mode memang bukan istilah baru. Fashion Week mengacu pada penyelenggaraan ‘pesta’ fashion show, dari berbagai rumah mode dan brand fashion ternama selama seminggu penuh. Kala itu, fashion week hanya bisa di akses kalangan tertentu.

Menariknya, berkat gagasan remaja wilayah penyangga ibukota Jakarta, menjadi fenomena pameran fashion jalanan. Tentunya, bisa di akses banyak kalangan. Bahkan, sejumlah pejabat ikut meramaikan CFW, salah satunya Ridwan Kamil.

Pengamat Sosial Dr Pahrudin menuturkan, fenomena CFW terjadi atas tak tersedianya ruang bagi para remaja ibukota. Sebab, bilangnya, kemajuan teknologi dewasa ini, menjadikan remaja familiar dengan pameran fashion luar negeri.

“Sebenarnya, ini menjadi kritik bagi pemerintah. Sebab, tak tersedianya ruang bagi remaja untuk berekspresi. Khususnya di bidang fashion show. Wajar saja, remaja-remaja di sana melampiaskan bakatnya di jalanan,” ungkapnya, Rabu (27/07/2022).

Berpotensi di Jambi

Lebih lanjut, Doktor lulusan Universitas Airlangga ini menambahkan, fenomena CFW mendadak viral atas maraknya pemberitaan kalangan media. Pasalnya, CFW di nilai sebagai fenomena yang bombastis. Meski, Ia menilai CFW hanyalah gerakan musiman, yang tak bertahan lama.

“Tambah lagi, hal-hal bombastis seperti ini, cepat diberitakan oleh media. Sayangnya, pemberitaan tentang prestasi remaja, tak memiliki porsi yang besar,” tambahnya.

Atas hal itu, Pahrudin mengatakan, fenomena CFW berpotensi hadir di Jambi. Salah satu contoh, bilangnya, CFW telah hadir di kota Surabaya. Untuk itu, Ia berpesan, agar pemerintah segera mendeteksi hal tersebut.

“Bisa saja terjadi di Jambi, jikalau pemerintah tak mendeteksi potensi itu. Apalagi, di pemberitaan dan sosial media, ini sudah viral. Buktinya, di Surabaya dan wilayah lain, ini sudah merambah,” tukasnya.

Wilayah Sipin dan Kotabaru

Jika CFW marak di wilayah Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta Pusat, tak menutup kemungkinan Citayam Fashion Week akan hadir di sejumlah titik keramaian di Kota Jambi.

Pahrudin menjelaskan, terdapat 2 wilayah di Kota Jambi, yang berpotensi kehadiran CFW, yakni kawasan Kotabaru dan ruas jalan Soemantri Bojonegoro, Sipin. Sebab, kedua wilayah itu pada hari-hari tertentu, ramai menjadi tempat ‘kongkow’ para remaja Jambi.

Baca Juga : Makam Brigadir J Dibongkar, Ibunda Histeris

Akademisi Universitas Nurdin Hamzah ini berpesan, agar gerakan CFW tak disusupi kepentingan bisnis maupun politik tertentu, Pemerintah mesti memberdayakan potensi remaja Jambi. Terkhusus, yang minat dalam dunia fashion show.

“Jalan Soemantri Bojonegoro dan kawasan Kotabaru sekitaran Taman Remaja, itu berpotensi. Apa bahasa mereka itu, slebew ya,” imbuhnya.

“Kalaupun gerakan ini hilang, anak-anak itu harus diberdayakan. Jangan sampai, hanya sebatas kepentingan bisnis dan politik.” tutupnya. (Rpa)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube