BERITABISNIS – Beberapa waktu lalu, harga TBS Kelapa Sawit di Jambi terus mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 4 ribu untuk usia 10-20 tahun. Namun, pada pekan ini harga sawit di Jambi sepertinya mulai melemah.
Hal ini di lihat berdasarkan hasil rapat penetapan harga sawit di dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Kamis (16/12/21) untuk periode 17-23 Desember 2021.
Baca juga : Terciduk Palak Sopir Angkutan Batubara di Muaro Jambi, 2 Pria Ini Di bekuk Polisi
Sebagaimana di ketahui, minggu lalu harga komoditi yang satu ini terus meroket, hingga para petani pun bagaikan memperoleh angin segar. Meski sebagian besar menyebut barang pangan juga naik, paling tidak dengan tingginya harga sawit dapat menjadi topangan bagi masyarakat, yang memang bergantung pada kebun sawit.
Pun demikian, pekan ini harga sawit di Jambi tampaknya mulai melemah, dari yang sebelumnya mencapai puncak kejayaan. Ada apa?
Melansir CNBCIndonesia.com, tampaknya harga sawit yang berangsur-angsur turun ini di pengaruhi oleh melemahnya harga CPO di pasaran dunia.
Bayangkan saja, CNBC Indonesia menyebutkan, pada Selasa (14/12/2021) pukul 10:44 WIB, harga CPO di Bursa Malaysia tercatat MYR 4.758/ton. Turun 0,71 persen, di bandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.
Selanjutnya, harga CPO pun di nilai belum bisa lepas dari tren koreksi. Di mana, dalam sepekan terakhir, harga berkurang 3,47 persensecara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, harga turun 4,19%.
Bukan main-main, dampak turunnya harga CPO tersebut tampaknya juga berpengaruh pada harga sawit di Indonesia. Tak terkecuali di Provinsi Jambi.
Rinciannya
Berdasarkan penetapan Harga TBS Provinsi Jambi periode 17 hingga 23 Desember 2021, yang ditetapkan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi bersama pihak terkait lainnya terjadi penurunan sebesar Rp Rp. 41,15 per kilogram.
Lihat juga video : Demo Mahasiswa Berujung Ricuh
Dari persentase yang di peroleh, harga rata-rata CPO Rp. 13.594,50, Inti Sawit Rp. 10.813,93 dan Indeks K 93,68 persen.
Sedangkan harga TBS umur 10-20 tahun sebesar Rp. 3.320,72 per kilogram. Harga ini pun terjadi penurunan harga sebesar Rp. 44,99/kg, dari periode yang lalu.
Sementara itu, harga rata-rata TBS menurut umur tanaman, turun sebesar Rp. 41,15 per kilogram. (Nrs)
