Wacana Pembangunan RTH Eks Angso Duo Lama, Berikut Tanggapan Dewan

BERITA JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris, kembali wacanakan pembangunan. Kali ini, kawasan Eks Pasar Angso Duo Lama, bakal dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Hal ini, mendapat tanggapan dari para anggota dewan.

Bukan kaleng-kaleng, wacana pembangunan di Provinsi Jambi kian menggeliat. Kali ini, Gubernur Al Haris canangkan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Eks Pasar Angso Duo Lama.

Baca juga : Anggarkan Sekitar 35 M, Gubernur Jambi Wacanakan Pembangunan RTH Eks Angso Duo

Selain menjadi RTH, konon lahan seluas kurang lebih 5 hektar tersebut, pada Tahun Anggaran 2022 juga bakal di dirikan sebuah Ressort.

Tak ayal, hal ini mendapat tanggapan dari kalangan anggota dewan. Di antaranya, Rocky Candra Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi mengatakan, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu wacana tersebut.

Adapun yang menjadi sorotan yakni, soal potensi ekonomi jika objek wisata tersebut didirikan. Selanjutnya, Politisi Partai Gerindra ini menyarankan Pemprov untuk memberdayakan UMKM di tempat tersebut nantinya.

“Kita akan mengkaji lebih dalam lagi, soal bagaimana dampak pemulihan ekonomi dari RTH ini tentunya. Karena, sama-sama kita ketahui bahwa di Jambi kekurangan tempat-tempat wisata ya. Nah, sehingga kedepan ini bisa menunjang pemulihan ekonomi,” ungkap Rocky, Senin (19/10/2021).

Ketua Fraksi PAN

Secara terpisah, hal ini juga mendapat tanggapan dari Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Provinsi Jambi, Fadli Sudria. Fadli menuturkan, selain menjadi tempat wisata Ia menekankan agar tersedia ruang bagi pegiat UMKM.

“Pemulihan ekonomi, bisa tercapai apabila pedang kali lima atau UMKM, di tata dengan baik di sana. Kemudian, adanya tempat rekreasi keluarga dan pusat kuliner, ini bisa membantu program pemulihan ekonomi,” tukas Fadli.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Sedikit berbeda, Kemas Alfarabi, anggota Fraksi PKB menjelaskan, dengan adanya sebuah ressort dapat mengundang para investor. Apalagi, bilangnya, tempat tersebut memiliki nilai estetika tepatnya berada di hamparan Sungai Batanghari.

“Kenapa, tentu dengan adanya RTH dan Ressort bisa menjadi lirikan nasional. Apalagi, kita ketahui para tamu nasional kalau berkunjung ke Jambi, hanya di bawa ke restoran-restoran tertentu. Nah, ini kan berada di pinggir sungai Batanghari, merupakan ikon.” timpal Kemas Alfarabi. (Tr01)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033