HUKRIM – Sadriwan (61), Warga asal Jalan Raja Erang RT 04 Kelurahan Merlung Kecamatan Merlung Tanjabbar, tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan di tubuh bagian belakangnya.
Selain itu, warga Merlung yang tewas bersimbah darah ini, juga mengalami Luka di pundak dan kepala. Kejadian tersebut, terjadi pada Senin (12/07/21) lalu, sekitar pukul 03.30 WIB di lokasi.
Baca juga : Ditinggal Sebentar, Motor Pegawai Dispenda Muaro Jambi Raib Digondol Maling
Melansir Kerincitime.co.id menita patner Dinamikajambi.com, pelaku pembunuhan atas nama Korban Sadriwan (61) tersebut, akhirnya berhasil di amankan polisi.
Terduga pelaku insiden pembunuhan sadis di Kabupaten Tanjab Barat ini, berhasil di tangkap Polisi.
Penangkapan para terduga pelalu di pimpin langsung Kapolsek Merlung AKP Marwiyansyah, SH, MH yang di back up Polsek Mandi Angin.
Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengungkapkan para pelaku di tangkap, Rabu (14/07/21) lalu. Pada waktu dan tempat berbeda.
“Pelaku RF (15) warga Perumahan PT DAS, Desa Lubuk Bernai, di tangkap sekitar pukul 02.30 WIB di jalan Lintas timur KM. 121 Desa Dusun Mudo Kecamatan Muara Papalik Kabupaten Tanjab Barat,” kata Kapolres AKBP Guntur Saputro, Kamis (15/07/21).
Lanjut Kapolres
Selanjutnya, Team Polres Tanjab Barat berhasil lagi memburu dan menangkap pelaku DS (17), dan RS (21). Mereka yang juga warga Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam.
Mereka di tangkap dalam perjalanan di jalan Lintas Sarolangun–Muara Tembesi, KM. 59 Desa Taman Dewa Kecamatan Mandi Angin, Kabupaten Sarolangun. Kali ini menggunakan mobil Toyota Avanza BG 1156 AA.
Dalam pengejaran ini, Kapolsek Merlung yang berkordinasi dengan Kapolsek Lintas Bhatin 24 dan Polsek Mandi Angin Sarolangun, berhasil mengamankan para pelaku sekitar pukul 06.30 WIB.
Seperti yang di jelaskan Kapolres, bahwa pelaku utama di amankan 2 orang.
Sementara 1 orang lagi turut di amankan, karena membantu salah satu pelaku bersembunyi atau melarikan diri.
Berita lain : Tanggapi Komentar Tokoh Pemuda Jambi, Al Haris: Kita Punya Konsep
Diungkapkan AKBP Guntur, RS di tangkap lantaran berperan dalam membantu pelarian pelaku DS (otak pelaku pembunuhan), ke Muara Enim.
“RS sendiri di ketahui merupakan abang kandung pelaku DS,” tutup Kapolres.
