Gegara Masalah Hutang, Seorang Pria Tewas Ditikam Rekan Kerjanya

BERITA VIRAL – Seorang pria tewas ditikam rekan kerjanya, lantaran persoalan hutang. Pelaku yang tak terima di usir oleh korban, gelap mata hingga berbuat kriminal.

Awal pria ini tewas ditikam rekan kerjanya tersebut, lantaran terjadi cek-cok. Hal ini juga buntut dari emoasi pelaku, yang tak terima kerap di perlakukan kasar oleh korban. Tersulut amarah, Ia pun gelap mata.

Baca juga : Kisah Pilu Gadis Jambi Tersesat di Jakarta, Nekat Jual Motor Bapaknya Demi Teman Main Game

Sebelumnya, Tidak butuh waktu lama pihak Mapolsek Bengkong, berhasil membekuk Anto yang merupakan pelaku penikaman.

Anto menikam pekerja gudang Timberindo Interior, yang berada di Bengkong Telaga Indah Blok K2, Bengkong Sadai Batam pada Sabtu (12/6/2021).

Pelaku penikaman itu, di amankan tidak jauh dari lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban atas nama Zulpan itu, di ketahui merupakan mantan rekan kerja pelaku.

Sebagaimana di kabarkan, dari pengakuan salah satu saksi mata, sebelum penikaman tersebut sempat terjadi cek-cok di antara keduanya. Di mana, yang di duga karena masalah hutang.

Belakangan di ketahui, pelaku yang kini sudah di tahan di sel tahanan Mapolsek Bengkong. Ia mengaku penikaman terjadi, usai korban mengusir pelaku dari gudang.

“Saya tidak senang dia (korban), mengusir saya dari sana,” ujarnya lirih, Sabtu (12/6/2021) sore.

Dalam pengakuannya di hadapan petugas, pelaku bahkan mengaku tidak terima dengan nada kasar korban, saat pengusiran tersebut terjadi. Pelaku mengaku masih bermukim di wilayah itu, meski tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut.

“Saya tinggal disana walau udah gak kerja lagi  di sana,” lanjutnya.

Emosi pelaku kemudian makin tersulut, lantaran korban tidak hanya sekali melakukan hal itu terhadap pelaku.

“Saya kemudian ambil pisau, dan langsung tusuk dia di bagian dada,” paparnya.

 

Sumber :  suara.com

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page