BERITA VIRAL – Baru-baru ini, instansi TNI-Polri di gegerkan dengan kejadian 4 orang anggota Polresta yang salah gerebek hingga lakukan kekerasan pada Kolonel TNI. Padahal, sudah di bilang, kalau pria yang tengah berada di kamar hotel itu, adalah seorang TNI.
Tak ayal, kejadian anggota Polresta yang salah gerebek dan lakukan kekerasan pada Kolonel TNI AD ini, buat Kapolresta marah besar. Keempat anak buahnya, langsung di berikan pencerahan. Bahkan akan di proses sesuai pertauran yang berlaku.
Sebelumnya di ketahui, Kapolresta Malang, Kombes Pol Leonardus Simarmata menyampaikan permohonan maaf langsung kepada institusi TNI, karena anggota Satreskoba Polresta Malang salah sasaran saat penggerebekan narkoba.
Baca juga : Kunker di Jakarta, Oknum Dewan Ini Malah Diciduk Sama Wanita Di hotel
Berita lain : Tak Terima Ditagih Uang Minuman Rp 3,3 Juta, Oknum Polisi Tembak TNI AD
Anggotanya malah memaksa masuk ke kamar hotel yang di huni Kasubditbinbekhar Sdircab Pushudab, Kolonel Chb I Wayan Sudarsana.
Insiden itu terjadi pada Kamis (25/3/2021), di kamar 419 Hotel Regent, Kota Malang.
Anggota Satreskoba seyogyanya menggerebek kamar lain
Atas insiden salah gerebek itu, selain meminta maaf, Kapolresta Malang Kombes Pol Leonardus Simarmata memastikan akan memberikan sanksi kepada seluruh anggotanya.
“Kamu tahu apa yang kamu lakukan itu sangat membahayakan. Itu bisa membahayakan institusi. Sekarang minta maaf satu per satu kepada beliau,” katanya.
Anggota Satreskoba Polresta Malang, di wakili oleh Kasatnarkoba Polresta Malang Kompol Anria Rosa Piliang, juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan tersebut.
Pihaknya siap menerima hukuman, sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Berdasarkan informasi yang di terima, peristiwa penggerebekan tersebut terjadi pada Kamis (25/3/2021) dini hari selepas subuh.
Saat itu, sekitar pukul 04.30 WIB Kol Chb I Wayan Sudarsana, mendengar ada yang mengetuk pintu kamar. Setelah di buka, empat orang yang mengaku polisi langsung menerobos memaksa masuk ke dalam kamar.
Kaosnya Sobek
Selanjutnya dengan nada tinggi dan perlakuan yang kasar, mereka mendorong serta memaksa Kol I Wayan Sudarsana untuk duduk di kursi. Bahkan, kaos yang di kenakan Kol Chb I Wayan Sudarsana robek, pada kerah bagian depan.
Mendapat perlakuan tersebut, Wayan Sudarsana menyampaikan bahwa dirinya Kolonel TNI AD, yang sedang bertugas. Namun, tetap saja anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota tersebut memperlakukannya dengan kasar.
Kemudian, Kol Chb I Wayan Sudarsana meminta kepada anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota, untuk menunjukkan surat perintah. Empat anggota polisi yang bertugas pun menunjukkan surat perintah, yang di tandatangani oleh Kasat Narkoba Polresta Malang Kota.
Baca juga : Viral, 2 Prajurit TNI Dikeroyok Club Motor di Bukittinggi, Ini Kronologisnya
Mereka kemudian melanjutkan penggeledahan. Seluruh isi kamar Kol Chb I Wayan Sudarsana di periksa, termasuk isi tas yang bersangkutan. Namun, tidak di temukan barang bukti narkoba seperti yang di tuduhkan.
Akhirnya empat anggota Satreskoba Polresta Malang meninggalkan Hotel.
Atas kejadian tersebut, Kol Chb I Wayan Sudarsana pun menghubungi Kahubdam V/Brw Kol Chb, Muhammad Anom Kartika dan di lakukan penjemputan di hotel.
Beberapa saat kemudian, mereka berkumpul di Markas Hubdam V/Brw, termasuk Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata untuk menyampaikan klarifikasi.
Ikut dalam pertemuan tersebut, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadona.
Berita lain : Tak Terima Di tagih Uang Minuman Rp 3,3 Juta, Oknum Polisi Tembak TNI AD
Pada kesempatan itu, Kol Chb I Wayan Sudarsana menyampaikan kronologi kejadian yang di alami.
Selain itu, dia juga memberikan penekanan kepada Kapolresta Malang, untuk menekankan kepada anggotanya agar lebih teliti dalam bertugas.
Tak sampai disitu, Ia juga menegaskan agar anggota Polres Malang, melaksanakan tindakan sesuai prosedur agar kasus serupa tidak terjadi lagi.
Sumber : iNews.id dan Sindonews.com
