Heboh, Buku Pelajaran Sosiologi SMA Tampilkan Situs Konten Dewasa

BERITA VIRAL – Buku pelajaran, merupakan salah satu hal penting bagi para siswa sekolah. Kali ini dunia pendidikan di gemparkan oleh sebuah buku sosiologi yang tampilkan situs konten dewasa.

Buku sosiologi yang berisi situs konten dewasa ini, sontak gegerkan masyarakat karena ini sungguh meresahkan tentunya, apalagi buat anak-anak yang masih remaja.

Di ketahui banyak masyarakat yang meminta untuk menghancurkan buku tersebut. Namun karena banyaknya jumlah cetakannya, Dinas Pendidikan meminta untuk memblokir situs tersebut kepada pemerintah.

Baca Juga : Waspada, 5 Daerah di Jambi Ini Berpotensi Cuaca Ekstrim?

Melansir dari suara.com, dunia pendidikan Jawa Barat di gegerkan dengan buku mata pelajaran sosiologi kelas III SMA yang memuat alamat situs porno.

Kemudian Dinas Pendidikan Jabar pun bergerak cepat, setelah mengetahui adanya alamat situs porno di buku mata pelajaran ini.

Selanjutanya, mereka menarik semua buku sosiologi yang memuat alamat situs porno itu, ke perpustakaan sekolah.

“Sudah kita bahas di rapim (rapat pimpinan) kemarin. Buku sudah di tarik ke perpustakaan sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Dedi Supandi, Rabu (10/2/2021).

Penarikan Buku Pelajaran

Menurut Dedi, penarikan buku yang membuat heboh masyarakat tersebut bukan untuk di hancurkan. Daripada menghancurkan buku yang sudah banyak tersebar di Jabar, Dedi memilih meminta pemerintah untuk menonaktifkan atau memblokir alamat situs porno tersebut.

Lihat Juga : Diduga Maling HP, Wanita di Jambi Ini Menangis Dalam Keadaan Setengah Telanjang

“Bukunya banyak. Jadi, sebetulnya kalau kita menghancurkan bukunya kasihan, kan ini aset. Kalau penarikan di pihak sekolah ada, nanti di simpan di perpustakaan terlebih dulu dan itu sudah di lakukan,” katanya.

Selain berharap pemerintah memblokir alamat situs porno yang tercantum dalam buku tersebut, Dedi juga berharap agar kasus tersebut menjadi pembelajaran, khususnya bagi para penulis buku.

” Bukan bukunya yang di hanguskan, tapi situsnya yang harus di blokir. Kita akan melakukan penyampaian surat agar memblokir situs itu kepada Kementerian Kominfo. Harapan kita ke depan adalah, kepada rekan-rekan penulis kalau mengambil link, untuk itu ya harus situs resmi atau situs pemerintah,” katanya.

Lihat Juga Video : Jual iPhone Murah di Jambi, di amankan Polresta Jambi

Sementara itu menurut Dedi, sebetulnya buku tersebut sudah terbit sejak 2010. Dedi menduga, saat buku itu di terbitkan, situs tersebut memang benar adanya dan tidak berisikan konten porno.

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page