BERITA MUARO JAMBI – Bukan hanya sekedar memperhatikan infrastruktur dan pendidikan di Bumi Sailun Salimbai, Pariwisata di Muaro Jambi pun terus di upayakan Bupati Masnah Busro. Hal ini di lakukan agar dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Salah satunya Candi Muaro Jambi, yang tak lain adalah Pariwisata bersejarah.
Baca juga : Tangani Titik Kritis, Ini Kebijakan Bupati di 2021 Untuk Jalan Sungai Gelam
Tak ayal, jika bidang Pariwisata ini terus di kembangkan, selain bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, juga dapat menambah pendapatan PAD daerah.
Dengan demikian, program mensejahterakan masyarakat bisa terbantu, di luar anggaran APBD yang di kucurkan dari Pemerintah Pusat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati Muaro Jambi menggelar silaturahmi dengan kepala OPD, serta beberapa pelaku usaha. Pertemuan di Hotel BW Luxury Thehok, Kota Jambi, Selasa (18/1/21) malam tampak di hadiri pemilik perusahaan.
Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga serta Kadisdikbud.
Silaturahmi Dengan Perusahaan di Muaro Jambi
Selain itu, Silaturahmi tersebut membahas soal pariwisata yang ada di Kabupaten Muaro Jambi, sesuai dengan tema yang di angkat. Yakni “Percepatan, pengembangan dan pemanfaatan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Dan Kawasan Cagar Budaya Peringatan Nasional (KCBN), Muaro Jambi”.
Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Riduwan, dalam sambutannya berharap dengan adanya acara silaturahmi ini, ke depannya bisa memberikan terobosan baru. Kemudian dapat melahirkan ide-ide dan gagasan pemikiran, yang brilian untuk kemajuan pariwisata menjadi lebih baik lagi.
“Mudahan dengan adanya Silaturahmi ini, bisa memberikan pemikiran dan trobosan yang baik,” ujarnya.
Hal senada, Bupati Masnah dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa Pariwisata yang ada di Muaro Jambi, seperti Candi akan menjadi objek sekaligus modal utama, untuk terus di kembangkan menjadi lebih baik lagi ke depannya.
Bilangnya, selain kebanggaan masyarakat Candi yang ada di Muaro Jambi tersebut, adalah satu-satunya yang tidak di miliki daerah lain di Provinsi Jambi ini.
“Candi adalah modal utama kita, tidak ada di tempat lain seperti kita,” tuturnya.
Ia menambahkan, Candi Muaro Jambi itu juga merupakan destinasi bersejarah yang di miliki di Bumi Sailun Salimbai ini, dan tidak dapat di buat di era saat ini.
Tentu, hal ini merupakan sebuah kebanggaan bagi masyarakat, dan keistimewaan bagi Kabupaten Muaro Jambi sendiri.
“Ini adalah sejarah yg tidak bisa kita buat. Serta ini sejarah sejak lampau,” imbuhnya.
Sebagai Pariwisata, Candi tentunya dapat menunjang perekonomian masyarakat yang berada di kawasan itu sendiri.
Oleh karena itu, kepala daerah Wanita satu-satunya di Provinsi Jambi ini berharap, agar perusahaan yang berada di wilayah pinggiran sungai untuk bersinergi bersama. Bagaimana, menambah fasilitas yang ada di kawasan tempat wisata ini.
“Perusahaan yang ada di pinggiran sungai Candi, akan di sinergikan agar di buat wisata. Seperti perahu,” ungkapnya.
Dapat Menambah Minat Pengunjung
Dengan demikian, adanya fasilitas yang di buat di kawasan tersebut, dapat menambah minat pengunjung. Karena, lebih banyak rekreasi bermain, yang ada di lokasi Pariwisata ini.
“Agar para pariwisata yang berkunjung bisa berkeliling di kawasan candi,” tukasnya.
Perhatian Khusus Terhadap Pariwisata
Terlepas dari itu, pentingnya pengembangan dan perhatian khusus terhadap Pariwisata Candi Muaro Jambi ini, yakni juga bentuk menjaga warisan leluhur terdahulu.
“Candi ini sangat sakral walaupun saya muslim, memang candi dari Budha. Tetapi Candi Muaro Jambi sangat bersejarah, itu warisan leluhur kita. Jadi kita wajib menghormatinya,” paparnya.
Secara tidak langsung juga, dengan adanya pengelolaan yang baik terhadap Candi ini, nantinya dapat mendorong dan mampu meningkatkan pendapatan daerah setempat tentunya.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
“Dengan adanya pengelolaan candi yang baik dan benar, kita mampu meningkatkan PAD,” pungkasnya.
Untuk itu, besar harapannya perusahaan yang ada di Muaro Jambi, dapat bersinergi dalam meningkatkan pariwisata yang ada.
(Tr06)
