BERITA BISNIS – Seperti namanya, PT Berkah Emas Indonesia tampaknya benar-benar berkah. Buktinya, meski berdiri di tengah pandemi, bisnis emas anak Jambi ini malah semakin besar hingga buka cabang di Sumsel dan Jogja.
Apresiasi bahkan 10 jari perlu diberikan pada pendiri PT BEI yang beralamat di Jalan Ismail Malik, Komplek Ruko I-Walk Citraland NGK, Mayang Mangurai, Kota Jambi. Nekat berbisnis di pandemi, kala ekonomi merosot, mereka mampu menjaring sekitar 10 ribu member.
Ditemui Dinamikajambi.com, Jumat (4/12/20) Direktur Utama PT BEI, Ibnu Hajar mengatakan jika perusahaannya tak hanya berkembang di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
“Kalau untuk cabang kita ada di Palembang dan Jogja,” ungkapnya seraya menambahkan beberapa daerah lainnya yang telah digarap.
Dengan perkembangan perusahaan yang cepat ini, bukan di raih dengan semudah membalikan telapak tangan. Banyak pengorbanan yang telah di lalui pria kelahiran Mendalo Darat, tahun 1985 itu bersama 2 rekannya.
Awalnya Ibnu membuat sebuah PT yang dinamainya Berkah Emas Indonesia. Perusahaan ini menjual beli emas berbasis jaringan. Seiring berjalannya waktu sambil mengurus SIUPL (Surat Izin Untuk Penjualan Langsung), ternyata emas ini belum bisa di jual secara jaringan kecuali jika PT tersebut memiliki produk sendiri.
Baca Juga : Inovasi Baru, Karet Warga di Beli dan Akan di Olah Orang Jambi Sendiri
“Awal buat PT ini ya menjual berbasis jaringan, sambil mengurus surat, tetapi ternyata belum bisa, karena kita belum mempunyai produk sendiri,” jelasnya.
Akhirnya setelah berhasil mengurus SIUPL dengan nomor 159/SIPT/SIUPL/10/2020 mengikuti aturan Kemendagri hadirlah produk utama, ekslusif berupa minuman suplemen kesehatan lulus BPOM.
Setelah mengantongi perizinan, mantan sales Indihome itu kemudian memulai bisnis emas dengan jaringan. PT BEI dengan anak perusahaannya Berkah Niaga Nasional (BNN), menjual emas Antam dengan sistem konvensional.
Dan untuk Berkah Group penjualan dengan produk unggulan Yumna Serra, minuman kesehatan lulus BPOM.
“Kalau member, harga emas lebih murah di banding non member atau masyarakat umum. Pun demikian untuk buy back, kita paling mahal,” ungkapnya.
Keuntungan PT Berkah Emas Indonesia
Sejumlah keuntungan lain, tak kalah mengiurkan. Misalkan bonus untuk rekrutmen anggota jaringan hingga bonus member membeli emas.
“Jadi, untuk bergabung menjadi member, kita ada 3 tingkatan yakni Silver, Gold dan Platinum. Menjadi member, langsung mendapatkan logam mulia sesuai tingkatan dan minuman kesehatan,” paparnya.
Selanjutnya, Ibnu merinci tingkatan itu di Berkah Niaga Nasional. Member Silver mendaftar dengan biaya Rp 350 ribu, mendapatkan produk unggulan dan 1 keping logam mulia Antam minuman kesehatan.
Sedangkan untuk Gold, cukup merogoh kocek Rp 700 ribu. Member akan mendapatkan 2 keping logam mulia antam dan 2 minuman kesehatan. Tingkatan Platinum, member mendapatkan 3 keping emas dan 3 minuman kesehatan.
Lihat Video : Bupati dan Kapolres Panen Ikan di Desa Keranggan, Kecamatan Sekernan
“Setelah menjadi tergabung, member akan mendapatkan bonus untuk anggota yang direkrut. Bonusnya, sesuai tingkatan dan plus bonus gandeng,” paparnya.
Bisnis emas gawean anak Jambi di mulai dari ukuran terkecil 0,05 gram hingga 100 gram. Sementara ukuran di atasnya, di perlukan pemesanan terlebih dahulu.
“Ini salah satu yang menarik, di sini bisa membeli dengan jumlah yang kecil, dengan 70 ribuan sudah bisa membeli emas,” katanya berpromosi.
Kepingan Emas Antam
Kepingan emas mini itulah yang menarik pembeli dari kalangan menengah ke bawah untuk menabung. Sehingga, member PT BEI tak hanya dari kalangan atas, namun juga dari kalangan menengah.
Tak hanya itu, emas antam ukuran mini itu bisa di kumpulkan dan kemudian di tukar ke kantor cabang maupun kantor pusat.
“Dengan begitu, member tak perlu menunggu banyak uang untuk membeli emas. Cukup 70-80 ribu sudah dapat memilikinya dengan ukuran mini. Ini bisa di kumpul, lalu di tukar dengan berat yang sama. Tanpa biaya admin. Ingat, tanpa biaya admin,” katanya.
Selain keuntungan tadi, melesatnya bisnis ini juga di dorong pandemi Covid-19 yang belum menemukan vaksin. Kondisi ini, membuat emas menjadi pilihan tepat untuk pengamanan asset.
