Kabar baik bagi seluruh masyarakat Jambi. Pasalnya, Disperindag Provinsi Jambi, tengah mendorong inovasi baru dari bahan baku karet. Di mana, nanti inovasi ini karet warga di beli dan akan di olah oleh orang Jambi sendiri, menjadi barang produksi siap pasar.

Inovasi Baru, Karet Warga Dibeli dan Akan Diolah Orang Jambi Sendiri

Berita Bisnis Berita Jambi

BERITA JAMBI – Kabar baik bagi seluruh masyarakat Jambi. Pasalnya, Disperindag Provinsi Jambi, tengah mendorong inovasi baru dari bahan baku karet. Di mana, nanti inovasi ini karet warga di beli dan akan di olah oleh orang Jambi sendiri, menjadi barang produksi siap pasar.

Hal ini di sampaikan oleh Rosnifa selaku Plt Kadis Perindag, melalui Kabid Industri Agro Disperindag Provinsi Jambi Febry Muhammad Putra,  saat ditemui Dinamikajambi.com, Rabu (18/11/2020).

Baca juga : Harga Sawit di Jambi Merangkak Naik, Rata-rata CPO Rp. 9.242,17

Febry mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi, saat tengah menggarap Yudisisasi pengolahan produk yang berbahan baku dari karet, menjadi barang produksi UMKM. Seperti Sendal dan yang lainnya.

“Itu yang sudah kami lakukan di bidang industri pengolahan karet,” ujarnya saat di temui di ruang kerjanya.

Itu artinya, nanti karet warga di beli dan akan di olah oleh orang Jambi sendiri, menjadi produk jadi yang bisa di pasarkan.

Dengan demikian, di harapkan Innovasi ini nantinya, dapat menunjang perkembangan karet. Dan bisa memperbaiki harga karet masyarakat, menjadi lebih baik lagi.

Kemudian, Ia juga menjelaskan bahwa pengolahan yang di buat dari bahan karet ini, bisa menjadi sendal jepit, dan karpet.

Selain itu, juga bisa di olah menjadi gelang, balon, sarung tangan, dan sebagainya.

Tak hanya itu saja, Ia juga membeberkan untuk saat ini, Disperindag Provinsi Jambi masih merintis pengolahan produksi bahan karet tersebut.

“Untuk di Jambi  kita baru merintis, mudah-mudahan secepatnya ada hasil,” harapnya.

Selanjutnya, guna mendukung Innovasi tersebut, pihaknya juga akan memberikan pelatihan khusus, kepada pihak koperasi dan kelompok tani yang ada di Jambi.

“Kita baru berikan pelatihan ke koperasi dan kelompok tani,” ujarnya.

Dua Daerah di Jambi Sudah Mulai Buat Pelatihan

Terkait pelatihan tersebut, saat ini masih dalam proses. Di mana, di Provinsi Jambi ini baru dua daerah yang melakukan pelatihan itu. Di antaranya yakni Sarolangun, dan Muaro Jambi.

“Untuk lokasi pelatihan itu, sekarang ada  di Sungai Merah (Sarolangun) dan di Muhajirin (Muaro Jambi). Kerjasama antara pusat, Provinsi dan Kabupaten,” terangnya.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

Pun demikian, agar pelatihan ini berjalan maksimal dan kualitas orang-orang nya lebih berkompeten. Maka, pihaknya mendatangkan pelatih khusus dari Badan Riset, dan Standarisasi Industri Palembang.

“Di mana, yakni pelatih ini dari unit kerja di bawah Kementrian Perindustrian, berjumlah 3 orang. Yang terdiri 1 pelatih dan 2 asisten,” tukasnya. (Tr06)