Ketua FKUB Sayangkan ‘Ujaran Kebencian’ Terhadap Bupati Masnah

BERITA MUARO JAMBI – Sayangkan lisan oknum DPRD Muaro Jambi, yang terkesan melakukan ujaran kebencian terhadap Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro, Ketua FKUB Ustadz Asrofi Asror angkat bicara.

Seperti yang kita ketahui, belakangan ini Bupati Muaro Jambi Masnah Busro, di terpa dengan berita yang sarat akan ujaran kebencian. Di tambah lagi, dengan ucapan dari oknum DPRD Muaro Jambi, yang kini malah membuah kegaduah di tanah Sailun Salimbai tersebut.

Menaggapi hal tersebut, Ketua FKUB Muaro Jambi itu pun menyayangkan, apa yang terjadi saat ini yang tersesan terjadi ‘ujaran kebencian’ itu.

Baca juga : Tendensius Ke Bupati Masnah, Berita Pemayung.com Sarat Kebencian

Berita lain : Kasus Motor Owner Pemayung.com, Bikin Warga Tanjabbar Dikejar-Kejar Leasing

Lihat juga : 2 Tahun Tanpa Kepastian, Wartawan di Jambi Ancam Penjarakan ZI

Bilangnya, jika memang ada persoalan di tubuh kepemerintahan, alangkah baiknya di sampaikan dengan cara yang baik. Bukan malah sebaliknya, yang akhirnya akan menimbulkan kesalahpahaman dan kekacauan.

Apalagi, ucapan oknum anggota dewan ini, di muat pada salah satu media daring lokal Jambi. Sehingga menjadi gaduh, dan hebohkan jagat maya.

Sayangkan Kejadian Tersebut

Oleh karena itu, Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Ustadz Asrofi Asror sangat menyayangkan kejadian tersebut.

“Saya selaku Ketua FKUB sangat prihatin dengan kondisi saat ini. Karena masyarakat kita sudah mulai luntur, terhadap ajaran-ajaran agama yang telah diajarkan,” kata Asrori melalui seluler pribadinya, Senin (16/11/2020).

Ia juga membeberkan, jika ada masalah yang belum jelas dan tersembunyi. Alangkah lebih baiknya mentabayyunkan, atau memvalidasikan terkait hal tersebut.

“Kalau anjuran agama itu kan, kalo ada hal yang belum jelas dan tersembunyi lebih baik di tabayyunkan. Di perjelas dengan akhlak yang baik, dari hati ke hati. Bukan untuk di umbar kesana kemari,” tegasnya.

Masih kata Ustadz Asrori, jika lisan setiap insan itu tidak bisa di tahan, akibatnya akan membuat situasi menjadi rentan terhadap kerukunan umat beragama, kerukunan interen umat beragama. Terlebih lagi sesama muslim.

“Hal itu akan menyebabkan hilangnya pahala dalam beramal,” katanya.

Untuk itu, Ia menghimbau agar sesama umat beragama supaya saling menghormati, dan saling menyayangi. Sehingga dapat terwujud kerukunan yang baik, damai serta Kondusif.

“Sehingga terciptalah suasana yang kondusif. Apalagi dalam masa-masa dekat Pilkada seperti ini, yang seharusnya di bangun dengan cara-cara yang baik. Insya Allah kita akan mendapatkan berkah, dari Allah tuhan yang maha esa,” paparnya.

Baiknya Dengan Cara Yang Baik

Menurutnya, dengan kondisi yang saat, seharusnya lebih enak di hadapkan dengan cara yang tabayyun. Kalau memang belum jelas, di komunikasikan dengan baik.

“Kalau memang belum jelas, di tanya. Dan terus kalo kita mau mengingatkan. Ingatkanlah dengan baik. Insya Allah, jika kita menggunakan dengan cara-cara yang di anjurkan oleh Allah dan Rasul, akhirnya bakal lebih baik. Apalagi di doakan terlebih dahulu. Baru kita mengingatkan orang,” imbuhnya.

Lihat juga video : Lempar Balik Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Baca juga : Susah Payah Kumpulin Uang, Motor Wartawan Digelapkan Oleh ZI

Berita lain : Gelapkan Motor Wartawan di Jambi, ZI Berurusan Dengan Polisi

Selanjutnya, jika di hadapkan dengan situasi seperti itu, jangan mengumbarnya kemana-mana.

“Bukan untuk mengumbar berita yang tidak-tidak, siapapun la itu. Yang namanya pimpinan daerah, di mana saja adalah simbol negara. Jadi, apapun yang terjadi, kita tidak boleh. Akan tetapi, jika kita mengingatkan secara baik-baik, tentu saja boleh,” urainya, seraya menutup pembicaraan. (Red)

 

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page