Minta Uang ke Pengusaha, Nama Wakapolres Tanjabbar Dicatut

BERITA TANJABBAR – Baru-baru ini marak terjadi penipuan, dengan mengatasnamakan pejabat hingga aparat kepolisian. Kali ini, nama Wakapolres Tanjabbar dicatut oleh oknum, untuk melancarkan aksi penipuannya di sebuah perusahaan.

Tak ayal, hal ini buat heboh masyarakat setempat. Apalagi modus penipuan yang dilakukan, mengatasnamakan nama aparat dan pejabat tinggi di Kepolisian Kabupaten Tanjabbar.

Baca juga : Proyek Arena Road Race Tanjabbar Jadi Temuan BPK, Ini Kata Kejati

Pasalnya, melalui sebuah pesan WhatsApp, pelaku mencoba mengelabui calon korbannya, untuk mengirimkan sejumlah uang.

Parahnya, aksi penipuan tersebut dilakukan, dengan modus nama Wakapolres Tanjabbar yang dicatut.

Tak hanya itu, dalam menjalankan aksinya, penipu yang belum teridentifikasi identitasnya tersebut, mengaku sebagai Wakapolres Tanjabbar Kompol Alhajat, S.IK.

Kemudian, melalui chat WhatsApp, modus pelaku menghubungi Pimpinan PT Tiga Pilar Gunung Batu, untuk diberikan nomor HP Direksi.

Menanggapi hal tersebut, Wakapolres Kompol Alhajat dikonfirmasi, membenarkan adanya terkait upaya penipuan, yang mengatasnamakan dirinya itu

“Pimpinan PT Tiga Pilar Gunung Batu hampir menjadi calon korban, oleh pelaku,” ungkap Wakapolres Tanjabbar Kompol Alhajat, Sabtu (14/11/2020).

Kata dia, dalam pesan WhatsApp itu, pelaku tak sebutkan Nominalnya berapa. Akan tetapi, bilangnya yang jelas diminta bantuan untuk uang minyak.

“Inti modus pelaku minta bantu buat uang minyak rombongan, yang akan kembali siang ini menuju Tanjabbar,” jelas Wakapolres.

Polres Tanjabbar, kata Alhajat kini tengah mendalami kasus penipuan, dengan mengatasnamakan dirinya untuk dilacak keberadaan pelaku.

“Yang jelas saya tidak pernah meminta-minta kepada perusahaan. Apalagi kepada masyarakat,” tegasnya.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

Karna itu,  warga diharapkan waspada dengan penipuan bermodus mengatasnamakan Wakapolres, atau pun pejabat daerah lainnya.

“Masyarakat jangan mudah percaya terhadap isi pesan tersebut. Dan semoga tidak ada lagi korban di kemudian hari,” pesannya. (hry)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page