Bupati Tak Hadir di Paripurna, 1 Dewan Pilih Walk Out

TANJABBAR – Bupati tidak hadir saat paripurna, satu anggota Dewan pilih Walk Out. Tak ayal hal ini membuat heboh para tamu undangan.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), memilih meninggalkan ruangan rapat Paripurna.

Baca juga : Dana APBD Jambi, Harusnya Digunakan Sesuai Target, Bukan Pencitraan di Media

Pada hal saat itu, DPRD akan menggelar Rapat Paripurna Keempat Penyampaian Laporan Pansus I, dan pengambilan keputusan Dewan Tanjabbar, atas hasil pembahasan pansus terhadap ranperda protokol kesehatan.

Selain itu, juga soal Ranperda Kabupaten Tanjabbar tentang perubahan ketiga, atas perda nomor 6 tahun 2011 tentang pajak daerah pendapat bupati Tanjabbar atas keputusan DPRD, Selasa (15/9/20)

Namun, sebelum penyampaian dari Bupati Tanjabbar yang diwakili oleh Wakil Bupati Tanjabbar, Amir Sakib. Tak ayal, Satu diantara anggota Dewan Tanjabbar memilih Walk Out, atau memutuskan untuk tidak mengikuti rapat tersebut.

Meninggalkan Ruangan

Seperti diketahui Jamal Darmawan, anggota DPRD komisi II dari Partai Demokrat, tampak meninggalkan ruangan karena kecewa atas ketidak kehadiran bupati.

“Ini kan kita berbicara DPRD, DPRD ini kan mitra kerja bupati. Pagi tadi kita baca media online, beliau terima kunjungan dari pihak lain. Rapat ini beliau tidak datang, ini kan seakan-akan lembaga kita sudah tidak berarti,” sebutnya saat di konfirmasi usai keluar dari ruang rapat dprd.

Sementara itu, ketidak hadiran Bupati Tanjabbar, lantaran beliau dalam kondisi tidak sehat.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Tanjabbar, di depan seluruh peserta rapat paripurna.

Sedangkan Cici Halimah, selaku istri dari Safrial, yang tak lain adalah anggota dewan juga menyampaikan hal yang senada dalam forum itu.

Jamal pun langsung menjawab, apa yang disampaikan istri Bupati itu.

“Kita terima dia sakit, kata ibu cici beliau sakit kita terima. Tapi buka berarti bahwa tidak menerima alasan itu, alasan itu kita terima. Tapi masak dalam keadaan sakit terima tamu lain, ketika berbicara gedung DPRD tidak bisa, itu yang kita kecewa,” kesalnya Jamal.

Dirinya juga mengatakan bahwa, hal semacam ini bukan pertama kali terjadi, dengan ketidak hadiran kepala daerah (bupati) saat paripurna dewan.

“Ketidakhadiran bupati bukan pertama kali, pernah juga sakit tidak bisa ikut rapat. Tapi tiba-tiba ada berita beliau di acara lain. Kita terima, tapi kalau dengan cara seperi ini DPRD di pandang sebelah mata,” Tegasnya.

Polisi Demokrat

Politisi Demokrat ini menyebutkan bahwa, selama ini hubungan DPRD Tanjabbar dengan Bupati berhubungan baik.

Ia pun berharap hubungan ini bisa berjalan dengan baik, hingga akhir masa jabatan bupati.

Lihat juga video : Klik Disini

“Rekan-rekan Lain terima ya tidak apa-apa, tapi saya secara pribadi kecewa. Karena rapat ini seharusnya di hadiri bupati,” imbuhnya

Sementara itu, di gedung DPRD rapat paripurna tersebut berjalan hingga selesai. (hry)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033