JAMBI – Calon Bupati Tanjabtim di Pilbup mendatang, Romi Heryanto mendadak dilarikan ke RS DKT. Padahal, ia baru saja hendak melakukan Tes Narkotika di RSUD Raden Mattaher Jambi.
Seperti yang disampaikan Kabid Rehabilitasi BNNP Jambi, Mario Sepusena.
“Memang aturannya 7 Pasangan Calon, tapi yang jadi baru 6 setengah. Karena pak Romi Cagub Tanjab Timur katanya dilarikan ke RS DKT. Sakit syaraf kejepit, itu pemberitahuan tim kepada kami. Gimana mau di tes, orang sakit kok.” Ujarnya.
Tak ayal, hal ini buat heboh tim medis. Tes narkotika yang hendak dilakukan pun, tidak jadi alias ditunda.
Baca juga : Program Berkaca Bupati Muaro Jambi, Lahir Dari Keprihatinan Belajar Daring
Dari informasi yang diperoleh, Calon kandidat Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) itu, Romi mendadak dilarikan ke RS DKT. Alasannya, yakni karena sakit syaraf terjepit.
Belum diketahui, bagaimana kronologis pasti kejadian tersebut. Karena, belum ada pihak yang bisa memberikan keterangan lengkapnya.
Pun demikian, saat dikonfirmasi KPU Tanjabtim mengaku belum mengetahui hal tersebut.
“Saya tidak tahu, karena tidak berada di lokasi. Ada staf saya yang disana, nanti kami cari informasinya.” Kata Nurdin dalam telpon singkat, melalui selulernya pada Rabu (09/09/2020).
Kata Ketua Bawaslu
Hal serupa juga diungkapkan Ketua Bawaslu Tanjabtim, Samsaedi saat dihubungi melalui selulernya.
“Saya benar ada di RS, tapi soal dilarikan ke RS saya tidak tahu. Nanti saya konfirmasi ke KPU Provinsi, karena mereka panitia di RS.” Terangnya.
Sementara itu, tim pemenangan atau juru bicara Romi hingga saat ini belum ada jawaban, terkait kabar tersebut.
Dari informasi yang diperoleh, usai melakukan tes psikologi di ruang Diklat, seharusnya Romi menjalani rangkaian tes MMPI di ruang komite medik lantai dua dan dilanjutkan dengan tes narkotika.
Namun, sebelum mencapai lokasi komite medik, Romi mendadak sakit dan dilarikan ke RS DKT.
Lihat juga video : Klik Disini
Hal ini pun, timbul pertanyaan dari beberapa staf tim medis independen, kenapa harus dilarikan ke RS DKT.
Padahal, bisa diobati atau dirawat di RSUD Raden Mattaher selaku RS rujukan tingkat pertama. Yang bisa menanggulangi, dan mengatasi semua jenis penyakit. (Nrs)
