JAMBI – Heboh kasus laporan polisi atas dugaan pelecehan seksual Bupati Merangin, Al Haris ditanggapi dingin anggota DPRD Provinsi Jambi, Supardi Nurzain. Menurutnya, masyarakat dapat bersikap arif dan bijaksana dalam menilai kasus yang diduga terjadi 2013 lalu.
Menjawab Dinamika Jambi usai Rapat Paripurna di DPRD Provinsi, Sufardi menilai persoalan ini sebagai bumbu politik menjelang perhelatan Pemilihan Bupati (Pilbup) Merangin yang sudah dalam tahapan.
“Kalau diduga, saya kira tidak dapat berkomentar banyak. Saya kira, semakin dekatnya Pilkada Merangin, biasalah bumbu bumbu politik,” jawabnya Sufardi, Selasa (4/7).
Sambungnya, hal ini tidaklah asing dalam politik. Dalam beberapa perhelatan Pemilihan Kepala Daerah, Sufardi bilang sudah memberikan banyak pelajaran. Ia berharap, masyarakat bisa cerdas menanggapi.
“Kita jangan terlibat yang bersifat fitnah. Kita ni harus tabayyun dalam menghadapi persoalan,” tegasnya.
“Kita jangan habis energi untuk itu. Mau menilai orang, dari kinerjanya.” pungkasnya.
