Penyampaian Nota Pengantar APBD 2016, Gubernur : Dilakukan Semaksimal Mungkin

JAMBI – Gubernur Jambi, Zumi Zola membacakan penyampaian nota pengantar Ranperda pada Rapat Paripurna pembahasan Ranperda pertanggung jawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi tahun 2016 yang pimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston, bertempat di ruang Aula DPRD Provinsi Jambi Selasa (4/7).

Dalam agenda penting itu, dihadiri pula Wakil Gubernur, Wakil DPRD Provinsi Jambi, Unsur Forkompimda, Kapolda Jambi, Kepala Badan Narkotika Nasional, Kepala Ombudsman serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam penyampaian Zola mengatakan, berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Wilayah Jambi bulan Desember Tahun 2016 yang meliputi realisasi anggaran neraca tanggal 31 Desember 2016, laporan perubahan saldo anggaran, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, serta catatan atas laporan keuangan dari hasil audit, telah memberikan pendapat atas laporan keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Jambi tahun anggaran 2016 berupa Opini Wajar Tanpa Pengecualian.

“Alhamdulillah atas kinerja kita semua, Provinsi Jambi telah meraih WTP sebanyak lima kali,” katanya.

Lanjut Zola, pelaksanaan pembangunan sepanjang tahun 2016, yang salah satu sumber pembiayaan melalui APBD tahun 2016 telah dilaksanakan semaksimal mungkin. Namun tidak sesuai dengan jadwal dan target yang telah ditentukan.

Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yang salah satunya adalah kebijakan yang ditetapkan nasional yang mana penundaan penyaluran DAU bagi Pemerintah Provinsi Jambi.

Selanjutnya, arah kebijakan ekonomi makro, dilakukan guna meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Provinsi Jambi telah melaksanakan kegiatan dan program yang telah di alokasikan ke pemerintah daerah melalui APBD tahun 2016.

Ditengah keterbatasan sumber pendanaan yang beriktifasi pelaksanaan program kegiatan yang terkait dengan laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi, masih mengalami peningkatan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2016 mencapai 4,37 persen.

“Angka tersebut mengalami peningkatan dari tahun 2015 yang tercatat sebesar 4,21 persen, dan mengalami inplasi tahun 2016 sebesar 4,39 persen,” ujarnya.

Tambahnya, realisasi APBD Provinsi Jambi tahun 2016 secara garis besar yang terdiri pendapatan belanja dan pembiayaan, target pendapatan daerah yang telah ditetapkan APBD Perubahan tahun 2016 sebesar Rp 3,434 Triliun yang telah terealisasi sebesar Rp 3,395 Triliun atau mencapai 98,86 persen dari target pendapatan.(one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *