Jalan Tak Bisa Dilewati Mobil, Ibu di Merangin Ini Meninggal Usai Melahirkan

MERANGIN – Nasib malang menimpa Martini, seorang warga Desa Rantau Bayur Kecamatan Muaro Siau karena jalan tak bisa dilewati mobil. Ibu di Merangin ini meninggal usai melahirkan dua anak kembar berjenis kelamin laki-laki.

Pasalnya, meninggalnya Martini diduga karena akses jalan di desanya menuju rumah sakit tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, sehingga harus dibawa menggunakan tandu sampai ke desa tetangga yang bisa dilewati mobil.

Dikutip dari Tribunjambi.com, Martini mengalami pendarahan usai melahirkan, sehingga pihak keluarga berinisiatif untuk membawanya ke RSUD Abunjani Bangko.

Siapa sangka, perjalanan menuju ke rumah mengalami keterlambatan, yang hingga akhirnya membuat ibu malang itu meninggal dunia, meski sempat mendapatkan perawatan.

Kepala Desa Rantau Bayur, Anto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Iya, yang meninggal itu masih keluarga saya. Dia meninggal di Rumah Sakit Bangko sekitar pukul 11.00 WIB, meski mendapatkan perawatan sebentar,” katanya pada Jum’at kemarin (15/11/2019).

Selanjutnya, Anto menjelaskan jalan di desanya untuk saat ini tidak bisa dilalui oleh mobil, sebab sedang ada pembangunan jembatan.

“Jembatan hanya bisa dilalui dengan motor, tapi keadaannya tidak memungkinkan dia harus dibawa menggunakan motor, sehingga harus ditandu sejauh 2 Km lebih atau dengan waktu sekitar setengah jam,” jelasnya.

Baca Juga : Ops PETI Di Bungo, Tim Ini Temukan Benda Yang Dikubur 1,5 Meter..?

Baca Juga : Anaknya Dibawa Kabur dan Dicabuli Pacar, Ibu di Merangin Lapor ke Polisi

Mirisnya lagi, karena perjalanan dari desanya menuju Rumah Sakit Umum cukup memakan waktu, menyebabkan Martini terlambat di tangani pihak medis. Ibu muda di Merangin ini, meninggal.

“Sempat mendapat perawatan, tapi nyawanya tidak tertolong,” sambungnya.

Tak lama berselang, almarhum dibawa pulang oleh pihak keluarga, dan sekitar pukul 17.00 WIB, jenazahnya dikebumikan di desa tersebut. (*)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033