JAMBI – Seperti diketahui saat ini Pemprov Jambi adalah daerah penghasil karet nomor tiga Nasional setelah Sumut dan Sumsel. Maka dari itu Dewan Provinsi Jambi berkeinginan untuk meningkatkan harga karet.
Diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi Rusdi, Dewan pada saat ini terus mengkaji bagaimana cara untuk meningkatkan kesejahteraan khususnya para petani karet.
“Kemarin kita (Komisi III) melakukan studi banding ke Bandung untuk mempelajari lebih dalam bagaimana cara pembuatan Aspal Karet.” Ungkap Rusdi, Senin (21/10/2019).
Baca Juga : Petani Tak Utamakan Kualitas, Begini Nasib Harga Karet di Jambi
Politisi partai Berkarya ini merasa perihatin kepada para petani yang perekonomian mereka menurun akibat belum stabilnya harga jual bongkahan karet di Jambi.
“Ya dewan merasa perihatin atas belum stabilnya harga karet. Maka dari itu kami akan melakukan hearing kepada Pemerintah Daerah terkait Aspal Karet,” ucapnya.
Rusdi juga menyebutkan bahwa dewan akan mengajukan kepada Pemprov untuk membangun sebuah pabrik pengolahan aspal karet di Jambi.
“Rencana Dewan untuk menaikkan harga karet yakni dengan cara membuat pabrik karet. Yang dimana akan menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” tutur Rusdi.
Seperti dilansir Antaranews.com,
Sebelumnya Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi melakukan studi banding ke Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Bandung, Jawa Barat, Kamis.
Studi Banding Komisi III DPRD
Studi Banding Komisi III DPRD Provinsi Jambi yang dipimpin langsung Ketua Komisi III, Ahmad Fauzi didampingi Wakil Ketua Komisi dan anggota Komisi III. Kegiatain ini fokus pada penerapan teknologi campuran aspal lateks. Yaitu aspal dengan campuran karet.
Di kesempatan itu, Komisi III mendapat penjelas langsung dari Pusat Penelitian dan Pembangunan Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR tentang proses pembuatan aspal dengan campuran karet.
Diskusi anggota DPRD Provinsi Jambi yang mengemuka diantaranya. Mengenai pembiayaan dan harga aspal campuran karet dan apakah memungkinkan pengembangan pencampuran aspal karet bisa dilakukan di Jambi.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Ahmad Fauzi berharap pemaparan tentang beberapa teknologi pembangunan jalan dengan menggunakan aspal karet. Apa bisa meningkatkan harga karet di Jambi.
Lihat Juga : klik disini
“Kita sudah mendengarkan paparan tentang teknologi pembangunan jalan menggunakan aspal karet. Kita berharap dari pemaparan tadi kita bisa memahami bagaimana kita bisa meningkatkan harga karet di Jambi. Demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Fauzi. Dikutip dari Antaranews.com
Namun kata Fauzi, untuk mencapai pemanfaatan latek/karet sebagai bahan baku campuran aspal itu banyak langkah-langkah yang harus dipersiapkan pemerintah daerah.
“Kita akan segera koordinasikan dengan dinas terkait di Jambi. Soal teknologi ini dan juga kita koordinasikan ke Kementerian PUPR khususnya bidang Bina Marga,” kata Fauzi.
(Wandi)
