Kritikan Pada Aksi Sidak, Netizen Jambi Ramaikan Surat Terbuka Dukungan Pada Gubernur

JAMBI – Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan Gubernur Jambi, Zumi Zola pada Jumat (20/1) dinihari di RSUD Raden Matther (RSRM) masih menjadi perbincangan netizen. Pro kontra netizen pada aksi Sidak ini terus berlangsung hingga Minggu (22/1).

Kritikan pada Sidak ini, memancing reaksi para pendukung aksi. Puluhan akun dari netizen Jambi ramai-ramai menuliskan Surat Terbuka Dukungan pada Gubernur. Akun Janiarto Jambi misalnya. Surat yang dibuat pada 21 Januari pukul 21.20 Wib ini mendapat ratusan respon netizen. Postingan Janiarto dibagikan 111 kali dari data terakhir pukul 22.23 Wib.

dari

Tak hanya Janiarto, akun bernama Junaidi Salim turut mendukung aksi sang Gubernur. Meski bukan Surat Terbuka, Junaidi mendukung penuh langkah Zola dalam membenahi Rumah Sakit terbesar di Provinsi Jambi itu.

“RSUD Raden Mataher memang sudah KRONIS … sudah saatnya di AMPUTASI .. mulai dari PNS sampe tenaga honornya selama ini SUKA-SUKA .. maunya di awasin terus … sanksi sampe pemecatan layak di terapkan agar ada efek jera … menuju RS yg berkemajuan … pelayanan harus prima … di siplin dan profesional” tulis Junaidi.

Postingan yang diunggah pada Minggu (22/1) malam itu, aktifis yang tergabung dalam LSM Forkip mengkritik pelayanan RSUD. Keberadaan dokter, menjadi sorotan Junaidi.

Tak hanya dukungan pada Gubernur, netizen Jambi juga membuat Surat Terbuka Untuk Dokter Patrianef. Akun bernama Erwin Majam, menantang sang dokter untuk melihat langsung pelayanan RSUD langsung

Surat Terbuka Untuk Dokter Patrianef

Kami warga Jambi, sesungguhnya sangat mendukung langkah Gubernur Jambi inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD Raden Mattaher.

Andaikan pak Patrianef sendiri datang kesini, mungkin bapak tidak akan membela berlebihan rekan sejawat anda.

Pak, biar bapak tau, pelayanan disini jauh dari harapan. Padahal, jumlah tenaga kesehatan disini sangat banyak hingga di pangkas managemen baru. Ya, rasionalisasi. Tapi nyatanya, mereka masih saja begini. Bukannya berubah dan membenahi diri. Jadi, jangan anda tanya pendapatan, atau kalimat wajah lusuh dan merahnya mata perawat. Lah mereka sendiri ngak bisa berbenah.

Orang tua dan keluarga saya pelanggan RS. Sudah beberapa RS yang kami singgahi. Diluar RS pemerintah, perawat dan pelayanan baik. Ruang kerja jaga selalu berisi. Kontrol rutin perawat selalu berjalan. Ini sangat memberikan kenyamanan bagi keluarga pasien.

Sementara di RSUD RM, anda datang aja deh langsung kesini. Percayalah Kalau masyarakat jambi, sudah bosan mengeluh…

Erwin Majam

Warga Asli Jambi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *