JAMBI – Insiden parkir yang melibatkan anggota DPRD Provinsi Jambi, Abdul Salam dengan salah seorang petugas pengamanan bandara (Aviation Security), baru-baru ini menjadi isu nasional. Namun sayangnya, insiden yang terekam kamera tersebut, dibumbui dengan dugaan pemukulan sang wakil rakyat.
Ditemui dinamikajambi.com pada Kamis (12/1) sore, Kepala Dinas (Kadin) Pengamanan Bandara, Sori Muda Siregar menyayangkan adanya dugaan penamparan maupun pemukulan oleh Salam pada petugasnya. Kabar yang berkembang, semakin mengaburkan kejadian tersebut.
“Padahal, kejadian tersebut sudah dikonfirmasi oleh beberapa media setelah kejadian dan kami tidak menyebutkan adanya pemukulan waktu itu. Tapi yang berkembang saat ini disebutkan ada pemukulan. Tidak ada itu,” bantah Siregar.
Siregar kemudian merujuk pernyataan Manajer Pelayanan Operasi Bandara Sultan Thaha, Indra Gunawan bahwa, tidak adanya pemukulan pada petugas pengamanan bandara (Aviation Security).

Hal senada disampaikan Komandan Regu (Danru) Avsec, Seno Irawan terkait kejadian. Seno yang turut dalam pertemuan Salam bersama manajemen untuk meminta maaf saat itu, memastikan tidak adanya pemukulan.
Bilang Siregar, insiden ini memberikan kerugian bagi kedua belah pihak. Memegang komitmen pelayanan, insiden ini tentu bakal menyoroti kualitas kerja pelayanan Bandara. Sementara di sisi lain, sebagai wakil rakyat, Salam juga bakal mendapat nilai negatif.
Siregar berharap, permasalahan ini tidak dibesar-besarkan. Ia menilai, permasalahan ini seharusnya melihat pula upaya penyelesaian permasalahan kedua belah pihak pasca kejadian. Bilangnya, Salam sudah menyampaikan maaf dan pihak bandara juga menganggap persoalan sudah selesai.
