JAMBI – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah tahun 2019, disinyalir tidak terlaksanakan dengan baik oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Betapa tidak, dari pengawasan dan monitoring Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Jambi melihat adanya keterlambatan dana yang dikeluarkan dibeberapa sekolah SMA sederajat di Kota Jambi.
Seperti yang disampaikan Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Jambi, Abdul Rokhim saat dikonfirmasi Dinamikajqmbi.com, Jum’at (10/5/19).
Dirinya mengatakan bahwa saat melakukan monitoring atau pengawasan UN, dana BOS memang ada keterlambatan cair di beberapa sekolah SMA sederajat di Kota Jambi.
“Kalau data kongkritnya tidak ada, tapi ketika Ombudsman memonitoring atau pengawasan UN, dana BOS memang diakui terlambat cair di beberapa sekolah di SMA sederajat di Kota Jambi.” kata Abdul Rokhim, saat dikonfirmasi melalui selulernya.
Saat ditanyakan apa penyebab keterlambatan tersebut ? Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jambi itu menyampaikan, bahwa ada kejanggalan dari pihak Disdik Provinsi Jambi, sehingga pencairan dana BOS itu terlambat.
“Kepala sekolah ketika ditanya apa penyebabnya diam saja, jawabannya ya gitu lah. Artinya proses pencairan di Disdik yang lambat kayaknya. Sudah lewat triwulan 1 belum cair-cair juga,” jelasnya.
Mengenai hal tersebut, Ombudsman mengatakan bahwa ada ketakutan dari pihak sekolah, ketika pihaknya meminta kepada pihak sekolah untuk membuat pengaduan kepada Ombudsman, namun hingga saat ini tidak ada pengaduan yang masuk.
Rokhim juga menjelaskan, bahwa kalau ada pengaduan yang masuk ke Ombudsman, pihaknya baru bisa menanyakan langsung kepada Disdik.
“Belum, Kami minta sekolah mengadu ke Ombudsman, tapi kayaknya mereka takut. Kalau ada pengaduan, bisa kami tanyakan.” pungkasnya.
Melihat hal tersebut, tentu dapat menimbulkan pertanyaan besar bagi masyarakat, ada apa dengan semua ini?
Sementara itu, hingga saat ini belum ada pihak Disdik yang bisa dihubungi untuk dimintai keterangan lebih lanjut, terkait keterlambatan cairnya dana BOS tersebut.
(Novan)
